FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU UTARA — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman bencana alam. Komitmen ini dibuktikan langsung oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE., M.AP., yang melakukan kunjungan strategis ke Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI di Jakarta.
Dalam lawatannya ke ibu kota, Bupati Arie didampingi oleh Plt Kepala BPBD Kabupaten Bengkulu Utara, Ir. H. Alfian, M.M. Pertemuan tersebut disambut hangat oleh Kepala BNPB RI, Letjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), yang tak lain merupakan rekan lama sang bupati yang kini mengemban amanah strategis dari Presiden RI.
Bupati Arie memaparkan secara komprehensif mengenai peta kerawanan geografis di wilayahnya. Sebagai salah satu kabupaten dengan bentang alam yang luas, Bengkulu Utara memiliki tingkat keragaman potensi bencana yang cukup tinggi mulai dari ancaman banjir, tanah longsor, gempa bumi, tsunami, abrasi pantai, kekeringan, hingga cuaca ekstrem yang kerap melanda.
“Kondisi tersebut membutuhkan kesiapsiagaan dan dukungan sarana prasarana yang memadai guna menjamin kecepatan mobilisasi personel, pelaksanaan evakuasi, penyelamatan korban, distribusi bantuan, serta pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana,” tegas Bupati Arie di sela-sela pertemuan.
Guna mengantisipasi dan memperkuat ketahanan daerah di Bumi Merah Putih, Pemkab Bengkulu Utara secara resmi mengajukan proposal usulan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) penanggulangan bencana kepada BNPB RI. Bantuan ini dinilai krusial untuk mendongkrak operasional Satgas BPBD di lapangan, baik dalam fase pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga proses evakuasi warga.
Adapun rincian lengkap daftar usulan bantuan logistik dan peralatan kebencanaan yang diajukan Pemkab Bengkulu Utara meliputi:
- Mobil Rescue: 4 unit
- Mobil Serba Guna: 2 unit
- Mobil Pick Up: 3 unit
- Tenda Pengungsi: 10 unit
- Tenda Posko: 5 unit
- Tenda Keluarga: 10 unit
- Perahu Karet: 10 unit
Melalui sinergi erat yang terjalin antara pemerintah pusat dan daerah ini, Bupati Arie optimis penanganan serta mitigasi bencana di Bumi Merah Putih ke depannya akan semakin responsif dan optimal demi melindungi keselamatan seluruh masyarakat.
(ABD)

















