Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Ekonomi

BPBD Mukomuko Fokus pada Kajian Risiko Bencana, Anggaran Tetap Prioritas

badge-check


BPBD Mukomuko Perbesar

BPBD Mukomuko

FAKTABENGKULU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko memastikan anggaran sebesar Rp300 juta untuk penyusunan dokumen kajian risiko bencana tetap tersedia dalam APBD 2025. Ahmad Hidayat Syah, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Mukomuko, menyampaikan bahwa efisiensi belanja tidak mempengaruhi pelaksanaan kegiatan ini.

“Anggarannya masih aman dan sudah tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) BPBD Mukomuko 2025,” kata Ahmad pada Sabtu (12/04/2025).

Lanjutan dari Penyusunan Rencana Kontingensi 2024

Pada 2024, BPBD Mukomuko telah menyelesaikan dokumen rencana kontingensi gempa bumi dan tsunami. Tahun ini, BPBD berencana menyusun kajian risiko bencana untuk mengidentifikasi potensi bencana alam di seluruh wilayah kabupaten.

BPBD Mukomuko akan menggandeng peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) karena keahlian mereka dalam penyusunan dokumen kebencanaan. “Kami akan memfasilitasi para peneliti selama proses kajian ini berlangsung,” tambah Ahmad.

Survei Menyeluruh untuk Semua Jenis Bencana

Kajian risiko ini melibatkan survei di semua wilayah kabupaten. Kajian ini mencakup berbagai jenis bencana, seperti:

  • Banjir
  • Gempa bumi
  • Tsunami
  • Tanah longsor
  • Kebakaran hutan dan lahan

Dari hasil kajian tersebut, indeks risiko bencana tertinggi di Kabupaten Mukomuko akan teridentifikasi. BPBD berharap data ini dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi mitigasi bencana yang lebih terarah dan efektif.

Komitmen Terhadap Penanggulangan Bencana

Ahmad menjelaskan bahwa dokumen ini berfungsi sebagai pedoman utama untuk mempersiapkan langkah antisipasi bencana di masa depan. Pemerintah Kabupaten Mukomuko berkomitmen untuk terus memperkuat mitigasi bencana demi melindungi masyarakat dan mendukung pembangunan wilayah yang lebih aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi