Menu

Mode Gelap
Dua Pekan Beraksi, Polresta Bengkulu Ringkus 6 Tersangka Narkoba: Residivis dan Anak Bawah Umur Terjaring Babak Baru Kasus Kredit Macet Rp5 Miliar: Eks Dirut Bank Bengkulu Resmi Jadi Tersangka! Optimalkan Pengelolaan Keuangan, Pemkot Bengkulu Bekali Ratusan Bendahara Soal CoreTax dan Aturan Pajak Terbaru Stabilitas, Legitimasi, dan Konflik dalam Demokrasi Modern Bengkulu Tengah Heboh! RSD Sungai Lemau Kini Punya CT-Scan dan Alat Jantung Tercanggih, Siap Jadi Rujukan Utama Nasib Tragis Siswi SD di Lebong Dibacok Tetangga, Pelaku Kini Diobservasi di RSKJ Soeprapto

Headline

BNN RI Tekankan Kemandirian Ekonomi sebagai Pilar Utama Ketahanan Desa

badge-check


data Perbesar

data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"effects":2,"enhance":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Bengkulu – Sekretaris Utama Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Tantan Sulistyana, menegaskan pentingnya kemandirian desa sebagai kunci utama dalam penguatan ketahanan desa di Indonesia. Menurutnya, pembangunan desa harus diarahkan untuk menciptakan kemandirian yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Seiring dengan pembangunan desa, desa itu harus mandiri. Kalau mandiri, otomatis ekonomi masyarakat akan meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat, ” ujar Tantan Sulistyana saat menghadiri Konsolidasi Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Seluma Bengkulu.

Beliau menjelaskan bahwa peningkatan kesejahteraan ini tidak hanya sebatas angka ekonomi, tetapi juga merupakan faktor krusial dalam membangun ketahanan desa dari berbagai ancaman, termasuk bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Pernyataan ini menggarisbawahi pendekatan BNN RI yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada upaya preventif melalui penguatan fondasi sosial dan ekonomi di tingkat tapak. Dengan masyarakat yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi, daya tangkal desa terhadap pengaruh negatif dan ancaman narkoba diharapkan akan semakin kuat.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Pekan Beraksi, Polresta Bengkulu Ringkus 6 Tersangka Narkoba: Residivis dan Anak Bawah Umur Terjaring

7 Mei 2026 - 19:40 WIB

Babak Baru Kasus Kredit Macet Rp5 Miliar: Eks Dirut Bank Bengkulu Resmi Jadi Tersangka!

7 Mei 2026 - 19:36 WIB

Optimalkan Pengelolaan Keuangan, Pemkot Bengkulu Bekali Ratusan Bendahara Soal CoreTax dan Aturan Pajak Terbaru

7 Mei 2026 - 19:31 WIB

Bengkulu Tengah Heboh! RSD Sungai Lemau Kini Punya CT-Scan dan Alat Jantung Tercanggih, Siap Jadi Rujukan Utama

6 Mei 2026 - 19:12 WIB

Nasib Tragis Siswi SD di Lebong Dibacok Tetangga, Pelaku Kini Diobservasi di RSKJ Soeprapto

6 Mei 2026 - 19:09 WIB

Trending di Headline