Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

BGN Umumkan Jeda Sementara Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Awal 2026

badge-check


BGN Umumkan Jeda Sementara Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Awal 2026 Perbesar

BENGKULU – Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi menetapkan kebijakan penghentian sementara distribusi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada awal Januari 2026. Langkah ini diambil sebagai masa persiapan teknis guna mengoptimalkan pelaksanaan program secara nasional di tahun yang baru.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa jeda distribusi ini dijadwalkan pada tanggal 2, 3, 5, 6, dan 7 Januari 2026. Periode singkat tersebut akan dimanfaatkan oleh seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan penguatan internal.

Menurut Dadan, jeda ini sangat krusial untuk memastikan kesiapan operasional di lapangan. Fokus utama dalam masa persiapan ini meliputi:

  • Penataan kembali dapur produksi.
  • Pemantapan alur distribusi dan logistik.
  • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
  • Penguatan standar keamanan pangan agar kualitas gizi tetap terjaga.

“Jeda sementara ini diperlukan agar pelaksanaan MBG pada 2026 berjalan lebih optimal, aman, dan berkualitas bagi seluruh penerima manfaat,” ujar Dadan.

Meski distribusi untuk anak sekolah mengalami jeda karena menyesuaikan kalender pendidikan, BGN menegaskan bahwa layanan untuk kelompok rentan (B3) tetap berjalan normal. Kelompok ini akan tetap menerima pasokan gizi pada tanggal 26, 27, 29, 30, dan 31 Desember 2025 karena kebutuhannya tidak terikat dengan jadwal sekolah.

Untuk anak sekolah yang sedang dalam masa libur akhir tahun, distribusi saat ini bersifat opsional. BGN memberikan fleksibilitas jika terdapat kendala teknis atau jika anak sedang berlibur bersama keluarga, namun layanan tetap tersedia bagi mereka yang membutuhkan.

Masyarakat diminta tidak perlu khawatir, karena kebijakan ini bukan merupakan penghentian permanen. Seluruh layanan distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan akan kembali beroperasi secara serempak dan normal pada 8 Januari 2026.

Pemerintah berkomitmen menjadikan MBG sebagai program prioritas nasional dalam rangka menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

20 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Ekonomi