Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Bengkulu Diguyur Dana Pusat Rp7,98 Triliun pada 2026, Bengkulu Utara Kantongi Alokasi Terbesar

badge-check


Bengkulu Diguyur Dana Pusat Rp7,98 Triliun pada 2026, Bengkulu Utara Kantongi Alokasi Terbesar Perbesar

BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Kabar segar bagi pembangunan di Bumi Merah Putih. Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) resmi menetapkan alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2026 sebesar Rp7,98 triliun.

Kepastian angka fantastis ini disampaikan langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Bengkulu, Muhammad Irfan Surya Wijaya, dalam konferensi pers Kinerja APBN Regional di Aula Raflesia, Kamis (15/1/2026).

Dana yang bersumber dari APBN ini diproyeksikan menjadi tulang punggung pembangunan infrastruktur, penguatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga upaya nyata dalam memangkas angka kemiskinan ekstrem di seluruh kabupaten/kota.

Dari total Rp7,98 triliun tersebut, pos Dana Alokasi Umum (DAU) masih menjadi komponen terbesar yang akan diterima pemerintah daerah. Berikut adalah rincian rincian alokasi berdasarkan jenis dana:

  • Dana Alokasi Umum (DAU): Rp6,18 triliun
  • Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik: Rp1,56 triliun
  • Dana Bagi Hasil (DBH): Rp203,86 miliar
  • DAK Fisik: Rp33,32 miliar

Catatan:

Untuk alokasi Dana Desa dan Insentif Fiskal, DJPb menyebutkan saat ini masih dalam proses penetapan resmi oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK).

Dalam pembagian wilayah, terdapat perbedaan signifikan jumlah dana yang diterima antar daerah. Kabupaten Bengkulu Utara mencatatkan diri sebagai penerima alokasi tertinggi di tingkat kabupaten dengan angka Rp922,49 miliar.

Sementara itu, untuk tingkat provinsi dan kota, rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Pemerintah Provinsi Bengkulu: Rp1,40 triliun
  • Pemerintah Kota Bengkulu: Rp741,51 miliar
  • Kabupaten Lebong: Rp490,98 miliar (Sebagai salah satu perwakilan kabupaten)
  • Fokus Utama: Infrastruktur dan Kesejahteraan

Muhammad Irfan Surya Wijaya menegaskan bahwa kucuran dana jumbo ini memiliki misi strategis. Pemerintah daerah diharapkan mampu mengelola dana tersebut secara transparan dan tepat sasaran.

“Dana TKD 2026 ini diarahkan untuk memperkuat sektor strategis, mulai dari infrastruktur hingga penguatan daya saing dunia usaha. Harapan kita, ini menjadi katalisator percepatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Bengkulu,” ujar Irfan.

Dengan penetapan ini, kini bola berada di tangan masing-masing pemerintah daerah untuk segera menyusun rencana aksi agar serapan anggaran di tahun 2026 bisa berjalan maksimal sejak awal tahun.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi