Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Basarnas Bengkulu Intensifkan Pencarian Korban Terseret Arus di Pulau Baai

badge-check


Tim Basarnas Bengkulu saat melakukan proses pencarian terhadap korban yang hilang di perairan Lentera Merah Pulau Baai Bengkulu. Minggu (20/4/2025) Perbesar

Tim Basarnas Bengkulu saat melakukan proses pencarian terhadap korban yang hilang di perairan Lentera Merah Pulau Baai Bengkulu. Minggu (20/4/2025)

Basarnas Bengkulu terus melanjutkan upaya pencarian Herdi (16), seorang warga Kelurahan Teluk Sepang yang terseret arus saat menembak ikan di Perairan Lentera Merah Pulau Baai pada Sabtu malam (19/4/2025). Operasi ini kini memasuki hari kedua, dengan harapan besar korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Kronologi Kejadian: Tiga Saudara, Satu Hilang

Peristiwa tersebut berawal ketika Herdi, bersama dua saudaranya, Muhammad Nuh (16) dan Andika (12), pergi menembak ikan pada pukul 19.00 WIB di Lentera Merah, Pulau Baai. Hingga 21.00 WIB, Muhammad Nuh dan Herdi belum muncul ke permukaan. Andika kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar.

Pada Minggu dini hari (20/4/2025), korban Muhammad Nuh berhasil ditemukan selamat. Ia ditemukan mengapung menggunakan jerigen minyak oleh tim pencari. Sayangnya, Herdi hingga kini belum ditemukan, dan pencarian masih terus dilakukan.

Proses Pencarian dengan Peralatan Modern

Tim pencari menggunakan berbagai peralatan canggih untuk mendukung upaya pencarian, termasuk:

  • Rigid Bouyancy Boat (RBB) untuk penyisiran di perairan.
  • Perahu karet dan drone untuk membantu pemantauan dari udara.
  • Peralatan medis dan komunikasi untuk memastikan operasi berjalan efisien.

Selain itu, operasi ini juga melibatkan anggota Polri, TNI, BPBD, serta masyarakat setempat untuk mempercepat proses pencarian. Lokasi pencarian difokuskan di sekitar bibir Pantai Lentera Merah dan tengah laut, tempat Herdi diperkirakan terseret arus.

Harapan Besar dari Operasi Pencarian

Kepala Basarnas Bengkulu, Muslikun Sodik, menyampaikan harapan besar agar pencarian berjalan lancar dan korban dapat segera ditemukan. “Kami berdoa agar operasi ini diberikan kelancaran tanpa hambatan. Bantuan dari semua pihak sangat kami hargai untuk memastikan korban dapat kembali dengan selamat,” ujarnya.

Dukungan dari Masyarakat

Basarnas Bengkulu juga mengapresiasi dukungan masyarakat sekitar yang turut membantu tim SAR dalam proses pencarian. Semangat kerja sama ini menjadi kunci penting dalam mempercepat proses penyelamatan korban.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

20 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Ekonomi