Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Bahayakan Pengendara, Dinas PUPR Mukomuko Desak Perbaikan Cepat Jalan Nasional di Bandar Ratu

badge-check


Bahayakan Pengendara, Dinas PUPR Mukomuko Desak Perbaikan Cepat Jalan Nasional di Bandar Ratu Perbesar

MUKOMUKO, FaktaBengkulu.com – Kondisi infrastruktur jalan nasional di Kabupaten Mukomuko kembali memicu kekhawatiran. Sebuah lubang besar yang menganga di ruas jalan lintas barat (Jalinbar), tepatnya di sekitar SPBU Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, kini menjadi sorotan tajam karena dinilai mengancam nyawa para pengguna jalan.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko bergerak cepat dengan mendesak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu untuk segera melakukan langkah darurat.

Ancaman Nyata di Jalur Padat

Kerusakan jalan di titik ini bukan perkara sepele. Lubang yang cukup dalam dan lebar tersebut berada di area padat lalu lintas. Berdasarkan pantauan di lapangan, risiko kecelakaan meningkat drastis pada malam hari atau saat hujan turun, di mana lubang seringkali tertutup genangan air sehingga tidak terlihat oleh pengendara.

“Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban jiwa baru bertindak. Keamanan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegas Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Apriansyah, Minggu (3/5/2026).

PUPR Mukomuko Layangkan Data ke BPJN

Meski status jalan tersebut adalah jalan nasional yang berada di bawah kewenangan pusat, Pemerintah Kabupaten Mukomuko tidak tinggal diam. Dinas PUPR telah melakukan peninjauan langsung dan mendokumentasikan titik-titik kerusakan yang krusial.

Berikut adalah langkah-langkah yang telah diambil:

  • Pendataan Lapangan: Tim teknis telah memetakan tingkat kerusakan di sekitar Bandar Ratu.
  • Koordinasi Cepat: Seluruh data dan dokumentasi visual telah dikirimkan secara resmi ke BPJN Bengkulu.
  • Desakan Penanganan: Meminta pihak rekanan yang memegang kontrak kerja untuk segera melakukan penutupan lubang (patching) secara darurat.

“Respons dari pihak BPJN sebenarnya cukup baik, namun kami tetap menagih aksi nyata di lapangan. Mengingat mereka sudah memiliki kontrak kerja tahunan, seharusnya perbaikan lubang-lubang besar seperti ini bisa diprioritaskan lebih dulu,” tambah Apriansyah.

Harapan Masyarakat Mukomuko

Keluhan mengenai kerusakan jalan di Bandar Ratu ini sebenarnya sudah lama tersiar di media sosial dan menjadi perbincangan warga setempat. Banyak pengendara motor yang mengaku sering nyaris terjatuh akibat terperosok, terutama mereka yang jarang melintasi jalur tersebut.

Warga kini menanti realisasi janji perbaikan tersebut. Mereka berharap, sinergi antara Pemkab Mukomuko dan BPJN Bengkulu dapat segera memuluskan kembali akses utama logistik dan transportasi di wilayah utara Bengkulu ini sebelum jatuh korban.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

20 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Ekonomi