Menu

Otomatis
Breaking News

Headline

Aturan Baru SPMB 2026: Disdikbud Kota Bengkulu Larang Sekolah Jual Seragam dan Buku Pelajaran! 

badge-check

Aturan Baru SPMB 2026: Disdikbud Kota Bengkulu Larang Sekolah Jual Seragam dan Buku Pelajaran! Perbesar

FAKTABENGKULU.COM, KOTA BENGKULU – Memasuki tahun ajaran baru, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu mengeluarkan ketegasan terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Pihak sekolah secara resmi dilarang keras melakukan komersialisasi dengan menjual buku pelajaran maupun seragam sekolah kepada para peserta didik baru.

Langkah ini diambil guna memastikan proses penerimaan siswa berjalan transparan, sesuai regulasi, serta tidak memberikan beban finansial tambahan bagi para orang tua murid.

Mengacu pada Aturan Kementerian

Kepala Disdikbud Kota Bengkulu, Ilham Putra, menjelaskan bahwa kebijakan pelarangan ini bukan tanpa dasar. Pihak dinas bergerak sesuai dengan payung hukum perundang-undangan yang berlaku serta Surat Edaran resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Kami mengacu pada peraturan perundang-undangan dan surat edaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bahwa sekolah dilarang menjual buku pelajaran, termasuk juga baju sekolah,” tegas Ilham, Senin (29/6/2026).

Orang Tua Bebas Beli Seragam Nasional, Ini Pengecualiannya

Terkait urusan seragam nasional seperti pakaian merah-putih untuk jenjang SD, putih-biru untuk jenjang SMP, serta seragam pramuka Disdikbud meminta pihak sekolah memberikan kebebasan penuh kepada orang tua. Sekolah dilarang mengarahkan, mengoordinir, apalagi mewajibkan pembelian lewat satu pintu di sekolah.

“Silakan orang tua mencari sendiri bajunya. Mau yang bagus, mau yang sedang, itu terserah,” tambah Ilham.

Kendati demikian, pihak sekolah masih diberikan kelonggaran untuk memfasilitasi pengadaan seragam yang bersifat khusus dan menjadi identitas khas sekolah masing-masing, seperti seragam batik dan seragam olahraga.

Buku Pelajaran Sudah Diakomodasi Dana BOS

Bukan hanya seragam, komersialisasi buku pelajaran di lingkungan sekolah juga menjadi sorotan utama. Ilham Putra menerangkan bahwa kebutuhan buku pelajaran bagi siswa sebenarnya telah diakomodasi melalui program dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Meski begitu, ia tidak menampik adanya keterbatasan anggaran dana BOS yang membuat buku fasilitas sekolah tersebut belum bisa dibawa pulang oleh seluruh siswa secara mandiri. Namun, hal ini tidak boleh dijadikan celah bagi pihak sekolah untuk berjualan.

“Kalau memang orang tua mau membeli, silakan. Tidak ada koordinir maupun arahan dari sekolah. Silakan orang tua membeli sendiri pada penerbit maupun percetakan sesuai dengan keinginan orang tua masing-masing,” pungkasnya.

Update Jadwal SPMB Kota Bengkulu

Berdasarkan data yang dihimpun, proses SPMB untuk jenjang SD dan SMP di wilayah Kota Bengkulu saat ini terpantau masih terus bergulir.

Khusus untuk tingkat SMP, pendaftaran melalui Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, dan Jalur Mutasi masih dibuka dan berproses hingga tanggal 30 Juni 2026. Setelah jalur tersebut selesai, Disdikbud akan melanjutkan tahapan pendaftaran melalui Jalur Domisili (Zonasi) yang dijadwalkan pada 1 hingga 3 Juli 2026 mendatang.

Dengan adanya pengawasan ketat ini, Disdikbud Kota Bengkulu berharap seluruh jajaran sekolah dapat mematuhi aturan demi menciptakan ekosistem pendidikan yang adil dan merata.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Warga Bumi Merah Putih Digegerkan Penemuan Jenazah Bayi dalam Kantong Plastik di Selokan Selebar

19 Sep 2026 - 17:22 WIB

Warga Bumi Merah Putih Digegerkan Penemuan Jenazah Bayi dalam Kantong Plastik di Selokan Selebar

Skandal Oknum Sekdes Taba Tembilang Kepergok Bersama Istri Orang, Warga Desak Pecat

19 Sep 2026 - 17:20 WIB

Skandal Oknum Sekdes Taba Tembilang Kepergok Bersama Istri Orang, Warga Desak Pecat

Penjaringan Warga: 2 Pria dan 5 Wanita Diciduk di Satu Kamar Kos Kandang Mas Dini Hari

19 Sep 2026 - 17:18 WIB

Penjaringan Warga: 2 Pria dan 5 Wanita Diciduk di Satu Kamar Kos Kandang Mas Dini Hari

Kabupaten Lebong Akselerasi Ketahanan Pangan Lewat Program Perikanan Darat Berkelanjutan

18 Sep 2026 - 19:39 WIB

Kabupaten Lebong Akselerasi Ketahanan Pangan Lewat Program Perikanan Darat Berkelanjutan

Penantian 10 Tahun Berakhir: Jalan Tanggul Rawa Makmur Kini Mulus Berseri, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Pemkot

18 Sep 2026 - 19:34 WIB

Penantian 10 Tahun Berakhir: Jalan Tanggul Rawa Makmur Kini Mulus Berseri, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Pemkot
Trending di Ekonomi