BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor kesehatan masyarakat. Program penyediaan ambulans gratis yang menyasar wilayah-wilayah dengan keterbatasan akses transportasi medis dipastikan tetap menjadi salah satu program prioritas dalam rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.
Tidak tanggung-tanggung, jumlah armada yang diproyeksikan untuk melayani masyarakat Bumi Merah Putih ini mencapai sekitar 130 unit. Jumlah tersebut sengaja dipertahankan agar target perluasan jangkauan fasilitas kesehatan darurat dapat terpenuhi secara optimal.
Fokus pada Aksesibilitas dan Evakuasi Cepat
Kehadiran armada ambulans gratis ini diharapkan mampu memangkas waktu respons penanganan medis darurat (golden hour) di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Pemerintah daerah menilai, intervensi transportasi medis yang cepat dan bebas biaya akan memberikan dampak signifikan, di antaranya:
- Mempercepat Proses Evakuasi: Membantu pasien dari daerah terpencil atau wilayah sulit dijangkau agar bisa segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit rujukan.
- Meringankan Beban Finansial: Mengurangi pengeluaran masyarakat kurang mampu terhadap tingginya biaya sewa transportasi medis darurat.
- Pemerataan Layanan Kesehatan: Menepis ketimpangan fasilitas kesehatan antara wilayah perkotaan dan daerah pelosok.
Tahap Penyusunan Anggaran oleh TAPD
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, membenarkan bahwa saat ini seluruh kebutuhan anggaran terkait program ini sedang digodok secara matang oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Saat ini masih dalam tahap pembahasan dan kita bahas untuk penganggarannya di tahun 2027. Insyaallah jumlahnya tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, sekitar 130 unit ambulans,” ujar Herwan.
Jika seluruh rangkaian pembahasan APBD 2027 berjalan sesuai jadwal tanpa ada kendala yang berarti, Pemprov Bengkulu optimistis sistem pelayanan kesehatan daerah akan semakin tangguh dan responsif dalam menghadapi situasi darurat warga.
(ABD)













