Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Anggaran Kesehatan Bengkulu Cair! Dana BOK Puskesmas Tembus Rp5,66 Miliar di Awal 2026

badge-check


Anggaran Kesehatan Bengkulu Cair! Dana BOK Puskesmas Tembus Rp5,66 Miliar di Awal 2026 Perbesar

BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Langkah nyata pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan di tingkat akar rumput Provinsi Bengkulu mulai terlihat. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bengkulu mencatat, hingga pertengahan Februari 2026, penyaluran Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas telah mencapai Rp5,66 miliar.

Realisasi ini merupakan awal dari pemanfaatan total pagu anggaran sebesar Rp96,47 miliar yang dialokasikan pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2026 di Bumi Rafflesia.

Kepala Kanwil DJPb Bengkulu, Muhammad Irfan Surya Whardana, menjelaskan bahwa serapan anggaran saat ini baru menyentuh angka 5,88 persen. Dana yang bersumber dari APBN ini memiliki misi vital: menekan kesenjangan kualitas pelayanan antara Puskesmas dan Rumah Sakit.

“Dana BOK ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan aspek preventif. Kami mendorong seluruh Puskesmas melalui Dinas Kesehatan setempat agar segera mengoptimalkan anggaran ini untuk kegiatan operasional dan program prioritas kesehatan masyarakat,” ujar Irfan di Kota Bengkulu, Sabtu (14/2/2026).

Hingga saat ini, baru ada lima kabupaten yang tercatat aktif melakukan penyaluran dana BOK untuk mendukung pelayanan kesehatan warga:

  • Kabupaten Kaur: Menjadi yang tertinggi dengan serapan mencapai Rp2,43 miliar dari total pagu Rp10,96 miliar.
  • Kabupaten Lebong: Telah menyalurkan Rp995,47 juta dari alokasi Rp7,81 miliar.
  • Kabupaten Kepahiang: Merealisasikan Rp966,37 juta dari pagu sebesar Rp7,73 miliar.
  • Kabupaten Bengkulu Selatan: Mencatat serapan Rp846,40 juta dari total anggaran Rp9,04 miliar.
  • Kabupaten Rejang Lebong: Menyalurkan Rp427,48 juta dari pagu Rp8,09 miliar.

Di sisi lain, DJPb memberikan catatan khusus bagi lima wilayah lainnya yang hingga kini belum menyentuh atau memanfaatkan alokasi dana BOK Puskesmas. Padahal, beberapa di antaranya memiliki pagu yang cukup besar, yaitu:

  • Kabupaten Seluma: Memiliki pagu tertinggi sebesar Rp18,19 miliar.
  • Kabupaten Bengkulu Tengah: Dengan alokasi Rp10,98 miliar.
  • Kabupaten Bengkulu Utara: Dengan pagu Rp9,74 miliar.
  • Kota Bengkulu: Mendapat jatah Rp7,03 miliar.
  • Kabupaten Mukomuko: Dengan alokasi sebesar Rp6,85 miliar.

Lambatnya penyerapan di wilayah-wilayah tersebut diharapkan segera teratasi agar layanan kesehatan dasar tidak terganggu dan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran anggaran negara.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi