BENGKULU TENGAH, FAKTABENGKULU.COM – Kabar gembira datang dari infrastruktur di Bumi Merah Putih. Jembatan Gantung Taba Pasmah yang berlokasi di Desa Taba Pasmah, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, kini sudah mulai bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua.
Meskipun proses pengerjaan fisiknya belum rampung 100 persen, progres perbaikan lantai jembatan yang sebagian besar telah terpasang rapi ini sudah memberikan dampak besar. Kehadiran jembatan ini menjadi angin segar, khususnya bagi mobilitas warga dan anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Siswa Tak Perlu Memutar Jauh, Warga Tak Lagi Jalan Kaki
Sebelum adanya perbaikan ini, kondisi Jembatan Taba Pasmah sangat memprihatinkan dengan lantai yang berlubang di berbagai titik. Akibatnya, akses kendaraan sempat lumpuh total. Warga terpaksa harus berjalan kaki demi keselamatan, atau mengambil rute alternatif yang memutar jauh jika ingin menggunakan sepeda motor.
Nopi Nuryanto, salah seorang warga Desa Taba Pasmah, mengungkapkan rasa syukur dan leganya atas perkembangan perbaikan fasilitas umum ini.
“Kalau sekarang sudah bisa dilewati pakai motor, lebih enak juga. Daripada kemarin-kemarin harus jalan kaki, lumayan capek juga,” ujar Nopi.
Ia menambahkan bahwa dampak positif paling signifikan dirasakan oleh para pelajar setempat. Dengan jembatan yang kembali fungsional, waktu tempuh anak sekolah menjadi jauh lebih efisien. Mereka tidak perlu lagi membuang waktu dan tenaga untuk melewati jalan memutar demi sampai ke sekolah.
Apresiasi untuk Sinergi TNI dalam Perbaikan Infrastruktur
Perubahan signifikan pada jembatan ini tidak lepas dari kerja keras personel TNI yang turun langsung melakukan perbaikan. Struktur jembatan yang baru dinilai jauh lebih kokoh, rapi, dan memberikan rasa aman bagi setiap pengendara yang melintas.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak TNI yang sudah memperbaiki jembatan ini. Kondisinya jadi lebih bagus dan cukup aman kalau dilewati, beda sekali dengan sebelumnya yang banyak lubang dan membahayakan,” pungkas Nopi.
Saat ini, warga berharap sisa pengerjaan jembatan dapat segera diselesaikan sepenuhnya agar aktivitas ekonomi dan pendidikan di kawasan Talang Empat dapat kembali berjalan dengan normal dan optimal.
(ABD)













