Menu

Otomatis
Breaking News

Ekonomi

Penerapan Sistem Baru ‘No Service No Pay’ untuk Dapur MBG di Rejang Lebong, SPPG Ditargetkan Beroperasi Penuh 20 Juli

badge-check

Penerapan Sistem Baru ‘No Service No Pay’ untuk Dapur MBG di Rejang Lebong, SPPG Ditargetkan Beroperasi Penuh 20 JuliPerbesar

CURUP, FAKTABENGKULU.COM – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027 yang telah dimulai sejak Senin (13/7/2026), Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bumi Merah Putih, kembali digulirkan. Kendati demikian, distribusi belum berjalan 100 persen lantaran sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih dalam tahap perbaikan fasilitas.

Koordinator SPPG Kabupaten Rejang Lebong, Anastasia Intan, membenarkan adanya beberapa titik dapur yang belum bisa melayani para siswa penerima manfaat. Pihaknya menargetkan seluruh sarana penunjang tersebut selesai direnovasi dan siap beroperasi normal pada 20 Juli 2026 mendatang.

“Benar, sebagian dapur SPPG sudah aktif kembali. Namun, ada beberapa yang sementara waktu kami setop dulu operasionalnya karena sedang ada perbaikan fasilitas standar. Target kami, tanggal 20 Juli nanti semuanya sudah siap melayani lagi,” ujar Intan saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026).

Fokus pada Standar Higienitas dan Fasilitas IPAL

Langkah penghentian sementara ini diambil bukan tanpa alasan. Intan menjelaskan bahwa dapur-dapur yang tengah direnovasi tersebut wajib memenuhi standar operasional baku yang telah ditetapkan oleh pusat. Salah satu fokus utama perbaikan adalah pembenahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta fasilitas sanitasi pendukung lainnya.

Selama proses standardisasi kelayakan ini berlangsung, dapur SPPG yang bersangkutan sama sekali tidak diperbolehkan memproduksi maupun menyalurkan makanan ke sekolah-sekolah. Hal ini dilakukan demi menjamin kualitas, kebersihan, dan keamanan asupan gizi yang diterima oleh anak-anak sekolah di wilayah Rejang Lebong.

Aturan Tegas Pusat: No Service No Pay

Menariknya, pelaksanaan Program MBG musim ini berjalan dengan pengawasan yang jauh lebih ketat. Anastasia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat kini memberlakukan regulasi baru yang sangat disiplin terkait penyerapan anggaran, yaitu sistem no service no pay (tidak ada pelayanan, tidak ada pembayaran).

Dengan skema ini, negara tidak akan menggelontorkan dana sepeser pun kepada pengelola dapur SPPG yang belum aktif memberikan layanan.

“Sesuai aturan terbaru dari pusat, prinsipnya adalah no service no pay. Jadi kalau SPPG belum beroperasi atau sedang tutup karena perbaikan, otomatis tidak ada uang negara yang dikeluarkan untuk mereka,” tegas Intan.

Di sisi lain, bagi dapur SPPG di Rejang Lebong yang sudah memenuhi seluruh kualifikasi dan standar operasional, proses distribusi makanan bergizi terpantau berjalan lancar ke sekolah-sekolah yang masuk dalam zonasi layanan mereka.

Secara umum, pasca-libur panjang sekolah, jalannya Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Rejang Lebong kini mulai berputar kembali secara bertahap menuju operasional penuh pekan depan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Warga Bumi Merah Putih Digegerkan Penemuan Jenazah Bayi dalam Kantong Plastik di Selokan Selebar

19 Sep 2026 - 17:22 WIB

Warga Bumi Merah Putih Digegerkan Penemuan Jenazah Bayi dalam Kantong Plastik di Selokan Selebar

Skandal Oknum Sekdes Taba Tembilang Kepergok Bersama Istri Orang, Warga Desak Pecat

19 Sep 2026 - 17:20 WIB

Skandal Oknum Sekdes Taba Tembilang Kepergok Bersama Istri Orang, Warga Desak Pecat

Penjaringan Warga: 2 Pria dan 5 Wanita Diciduk di Satu Kamar Kos Kandang Mas Dini Hari

19 Sep 2026 - 17:18 WIB

Penjaringan Warga: 2 Pria dan 5 Wanita Diciduk di Satu Kamar Kos Kandang Mas Dini Hari

Kabupaten Lebong Akselerasi Ketahanan Pangan Lewat Program Perikanan Darat Berkelanjutan

18 Sep 2026 - 19:39 WIB

Kabupaten Lebong Akselerasi Ketahanan Pangan Lewat Program Perikanan Darat Berkelanjutan

Penantian 10 Tahun Berakhir: Jalan Tanggul Rawa Makmur Kini Mulus Berseri, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Pemkot

18 Sep 2026 - 19:34 WIB

Penantian 10 Tahun Berakhir: Jalan Tanggul Rawa Makmur Kini Mulus Berseri, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Pemkot
Trending di Ekonomi