Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Akselerasi Pembangunan! Menteri PPN Rachmat Pambudy Boyong Agenda Strategis ke Bengkulu, Proyek Tol Jadi Prioritas

badge-check


Akselerasi Pembangunan! Menteri PPN Rachmat Pambudy Boyong Agenda Strategis ke Bengkulu, Proyek Tol Jadi Prioritas Perbesar

BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Provinsi Bengkulu bersiap menyambut kunjungan kerja krusial dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy. Kunjungan yang dijadwalkan pada 23–24 April 2026 ini digadang-gadang menjadi titik balik percepatan berbagai proyek infrastruktur raksasa yang selama ini dinanti masyarakat Bumi Rafflesia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa kehadiran tokoh sentral perencanaan nasional ini bukan sekadar kunjungan formalitas atau seremoni belaka. Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah menyiapkan “karpet merah” berupa paparan program strategis yang membutuhkan intervensi langsung dari pusat.

3 Agenda Utama: Tol, Kawasan Industri, dan Kopi

Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Bengkulu akan memfokuskan pembahasan pada tiga sektor penggerak ekonomi (economic driver) utama:

  • Kelanjutan Jalan Tol: Memastikan progres pembangunan jalan tol Bengkulu terus berjalan sebagai urat nadi logistik lintas Sumatera.
  • Kawasan Industri: Pengembangan zona industri terpadu untuk menarik investasi besar dan menciptakan lapangan kerja baru di daerah.
  • Hilirisasi Kopi Bengkulu: Sektor komoditas unggulan ini mendapatkan atensi khusus. Menteri PPN dijadwalkan berdialog langsung dengan petani hingga eksportir guna membuka kran dukungan kebijakan internasional.

“Ini adalah momentum strategis bagi kita. Kami ingin menyampaikan langsung program-program prioritas kepada Bappenas agar sinkronisasi antara daerah dan pusat berjalan tanpa hambatan,” ujar Herwan Antoni, Minggu (19/4).

Sinergi Total: Libatkan Kepala Daerah hingga Akademisi

Demi memastikan seluruh program “seirama”, Pemprov juga melibatkan seluruh Bupati, Wali Kota, serta Kepala Bappeda dari 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Langkah kolaboratif ini diambil agar tidak ada ego sektoral yang menghambat rencana induk pembangunan nasional di daerah.

Tak hanya birokrasi, Universitas Bengkulu (UNIB) turut dilibatkan dalam kunjungan ini sebagai mitra akademis untuk memastikan pembangunan yang dilakukan tetap berbasis data dan berkelanjutan.

Harapan Baru Ekonomi Bengkulu

Dukungan dari Bappenas dinilai sangat vital, terutama dalam hal penganggaran dan perencanaan makro. Dengan ketertarikan khusus Menteri Rachmat Pambudy terhadap potensi kopi lokal, Bengkulu berharap komoditas ini naik kelas menjadi pemain utama di pasar global dengan dukungan infrastruktur jalan tol yang mumpuni.

“Kami optimis, dengan dukungan penuh Bappenas, percepatan pembangunan di Bengkulu bukan lagi sekadar wacana, tapi segera terealisasi,” tutup Herwan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi