Menu

Mode Gelap
Pulang Belanja dari Pasar Atas, IRT di Rejang Lebong Dijambret: Gelang Emas Rp 25 Juta Raib Waspada! 561 Warga Kota Bengkulu Terserang Diare, Dinkes Ingatkan Pentingnya PHBS Ancaman Megathrust di Depan Mata, TNI Gelar Latihan Siaga Bencana Skala Besar di Bengkulu Bengkulu Bidik Pembangunan Pabrik Biodiesel, Wagub Mian: Saatnya Hilirisasi Sawit Dipercepat! Sekda Bengkulu Pastikan Layanan Cuci Darah RSUD M Yunus Kembali Normal, Stok Bahan Medis Aman! Genjot PAD Sektor Pertambangan, Pemprov Bengkulu Geser Fokus ke Jasa Lab dan Opsen MBLB

Headline

Waspada! 561 Warga Kota Bengkulu Terserang Diare, Dinkes Ingatkan Pentingnya PHBS

badge-check


Waspada! 561 Warga Kota Bengkulu Terserang Diare, Dinkes Ingatkan Pentingnya PHBS Perbesar

BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Masalah kesehatan lingkungan tengah membayangi warga Kota Bengkulu di awal tahun 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu melaporkan temuan sebanyak 561 kasus diare yang terdata sepanjang periode Januari hingga Maret 2026.

Mirisnya, dari total ratusan kasus tersebut, sebanyak 158 kasus menyerang kelompok balita yang sangat rentan terhadap dehidrasi. Meski angka ini belum dikategorikan sebagai lonjakan ekstrem pascabanjir, Dinkes meminta warga tetap waspada terhadap ancaman penyakit berbasis lingkungan.

Fokus Pencegahan: Air Bersih dan Cuci Tangan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, menegaskan bahwa kunci utama memutus rantai penularan diare adalah disiplin dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Diare itu sangat erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan dan pola konsumsi. Kami ingatkan lagi, pastikan air yang dikonsumsi benar-benar matang sempurna agar terbebas dari bakteri seperti E. coli atau amuba,” ujar Nelli pada Jumat (17/04/2024).

Selain air minum, Nelli menekankan pentingnya kebiasaan sederhana yang sering diabaikan: mencuci tangan pakai sabun. Langkah kecil ini dinilai sebagai proteksi paling ampuh sebelum menyentuh makanan atau menyiapkan hidangan untuk keluarga.

Selain Diare, Penyakit Kulit Mulai Mengintai

Menariknya, laporan dari lapangan menunjukkan bahwa saat ini masyarakat justru lebih banyak mengeluhkan penyakit kulit dan gatal-gatal. Hal ini dipicu oleh kondisi lingkungan yang lembap dan kualitas air yang menurun di beberapa titik pemukiman.

Dinkes mengimbau agar masyarakat tidak hanya fokus pada kesehatan diri, tapi juga menjaga kebersihan sumber air di sekitar rumah agar tidak terkontaminasi bakteri penyebab penyakit pencernaan maupun kulit.

Panduan Penanganan Diare bagi Masyarakat:

Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala diare, Dinkes Kota Bengkulu memberikan beberapa langkah tanggap darurat:

  • Cegah Dehidrasi: Segera minum cairan oralit untuk mengganti elektrolit tubuh yang hilang.
  • Khusus Balita: Berikan suplemen Zinc selama 14 hari berturut-turut untuk mempercepat pemulihan saluran cerna.
  • Hati-hati Antibiotik: Jangan mengonsumsi antibiotik tanpa resep dokter. Penggunaan obat yang tidak tepat bisa memperburuk infeksi.
  • Cek Medis: Segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat jika kondisi tidak kunjung membaik atau muncul gejala lemas yang parah.

“Pencegahan adalah kunci utama. Jika masyarakat disiplin menerapkan PHBS, kami optimistis angka kasus diare bisa ditekan,” tutup Nelli.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pulang Belanja dari Pasar Atas, IRT di Rejang Lebong Dijambret: Gelang Emas Rp 25 Juta Raib

17 April 2026 - 19:42 WIB

Ancaman Megathrust di Depan Mata, TNI Gelar Latihan Siaga Bencana Skala Besar di Bengkulu

17 April 2026 - 19:36 WIB

Bengkulu Bidik Pembangunan Pabrik Biodiesel, Wagub Mian: Saatnya Hilirisasi Sawit Dipercepat!

16 April 2026 - 18:52 WIB

Sekda Bengkulu Pastikan Layanan Cuci Darah RSUD M Yunus Kembali Normal, Stok Bahan Medis Aman!

16 April 2026 - 18:50 WIB

Genjot PAD Sektor Pertambangan, Pemprov Bengkulu Geser Fokus ke Jasa Lab dan Opsen MBLB

16 April 2026 - 18:47 WIB

Trending di Ekonomi