Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Hukum

12 Tersangka Korupsi Dinas Pertanian Kaur Dilimpahkan ke Kejati Bengkulu

badge-check


12 Tersangka Korupsi Dinas Pertanian Kaur Dilimpahkan ke Kejati Bengkulu Perbesar

Bengkulu – Kasus dugaan korupsi yang melibatkan Dinas Pertanian Kabupaten Kaur Tahun Anggaran 2023 telah memasuki Tahap II. Sebanyak dua belas (12) tersangka bersama barang bukti dan berkas perkara resmi dilimpahkan oleh Penyidik Tipidkor Polda Bengkulu kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu.

​Penyerahan yang dikenal sebagai ‘Tahap II’ ini dikonfirmasi oleh Syaiful Bahri, Perwira Unit satu Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Bengkulu, di depan Aula Adiyaksa Kejari Kota Bengkulu pada Selasa (2/12/25).

Perkara dugaan korupsi ini terjadi pada kegiatan pembangunan dan pengadaan sarana pertanian dengan pagu anggaran senilai Rp7,3 miliar yang bersumber dari DPA Dinas Pertanian.

​Penyidik menemukan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan anggaran, di antaranya:

  1. ​Terdapat empat bangunan yang dinyatakan gagal konstruksi.
  2. Ditemukan alat yang dibeli tidak dapat digunakan.
  3. Barang yang seharusnya bersumber dari rekanan resmi malah diperoleh melalui pembelian daring di marketplace seperti Shopee dengan kualitas yang tidak sesuai spesifikasi kontrak.​

Kedua belas tersangka terdiri dari unsur pejabat dinas dan penyedia barang/konsultan.

  • ​Unsur Pejabat Dinas: LI (Kepala Dinas), RF (Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan), dan JH (Pejabat Fungsional dan Perencanaan).
  • Unsur Penyedia dan Konsultan: BS, AA, KMR, YLS, NZR, YS, AM (sebagai Penyedia), serta JA dan EA (sebagai Konsultan).

​Setelah menerima pelimpahan ini, Kasi Penuntutan Kejati Bengkulu, Arif Wirawan, menyatakan bahwa 12 tahanan tersebut akan dititipkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Malabero Bengkulu selama 20 hari ke depan untuk menunggu proses persidangan.

Selain menerima tersangka dan barang bukti, Kejati Bengkulu juga menerima pengembalian kerugian negara senilai total Rp953 juta. Untuk proses penuntutan di pengadilan, Kejaksaan akan menyiapkan tim yang terdiri dari lima hingga delapan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi