Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Uncategorized

Warga Keluhkan Bansos Tak Tepat Sasaran, Dinsos Seluma Desak Desa Aktif Perbarui Data

badge-check

Warga Keluhkan Bansos Tak Tepat Sasaran, Dinsos Seluma Desak Desa Aktif Perbarui DataPerbesar

SELUMA — Maraknya keluhan dari masyarakat Kabupaten Seluma terkait bantuan sosial (Bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran membuat Dinas Sosial (Dinsos) Seluma mengambil tindakan tegas.
​Kepala Dinsos Seluma, Elian Suadi, meminta seluruh kepala desa untuk mengoptimalkan peran operator desa dalam memvalidasi dan memperbaiki data penerima Bansos.

​Elian menyatakan bahwa masyarakat dianjurkan untuk menyampaikan sanggahan jika menemukan data penerima bantuan yang tidak tepat. Namun, ia menekankan bahwa proses sanggahan harus disampaikan melalui jalur resmi, yaitu operator desa, kepala desa, atau melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes).

​“Sanggahan warga ini justru sangat diharapkan oleh Kemensos. Kemensos berharap pemutakhiran data terus dilakukan agar bantuan tepat sasaran,” jelas Elian saat dikonfirmasi pada Minggu, 7 Desember 2025.

​Elian juga mengakui urgensi perbaikan data saat ini. Ia mencontohkan, masih ditemukan perangkat desa yang menjadi penerima bantuan, sementara sejumlah warga yang secara ekonomi lebih layak justru belum terdata.

​“Jika tidak tepat sasaran, mohon bisa ditindaklanjuti oleh operator desa dan kepala desa, dengan didukung dokumen Musdes dan dokumen lainnya,” ujarnya.

​Dinsos Seluma saat ini sedang memproses validasi data Bansos bekerja sama dengan pendamping sosial Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari Kementerian Sosial. TKSK bertugas turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi penerima sesuai dengan data yang terdaftar.

​Pemantauan TKSK di tingkat desa dan kelurahan kemudian diverifikasi dan disinkronkan dengan data induk di Dinsos Seluma. Langkah ini krusial agar penerima bantuan benar-benar memenuhi kriteria, dan penerima yang dinilai tidak layak bisa segera dikeluarkan dari data.

​“Musdes dan Muskel (Musyawarah Kelurahan) itulah yang menjadi dasar pembaruan data, karena mereka yang paling mengetahui kondisi sosial ekonomi warga setempat. TKSK hanya memantau calon penerima saja,” tutup Elian Suandi.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mahasiswa Bengkulu Geruduk DPRD: Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Serukan Mosi Tidak Percaya  

5 Nov 2026 - 07:49 WIB

Mahasiswa Bengkulu Geruduk DPRD: Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Serukan Mosi Tidak Percaya   

Lepas Kontingen POPDA 2026, Walikota Dedy Wahyudi Bakar Semangat Atlet Muda Bumi Merah Putih

4 Nov 2026 - 19:17 WIB

Lepas Kontingen POPDA 2026, Walikota Dedy Wahyudi Bakar Semangat Atlet Muda Bumi Merah Putih

Pemkot Bengkulu Genjot Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital, Kejar Indeks Terbaik di Bumi Merah Putih

4 Nov 2026 - 19:12 WIB

Pemkot Bengkulu Genjot Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital, Kejar Indeks Terbaik di Bumi Merah Putih

Sinergi Pemkot dan Rutan Kelas IIB Bengkulu, Fokus Kebersihan Lingkungan hingga Pelatihan Kemandirian Warga Binaan

3 Nov 2026 - 20:24 WIB

Sinergi Pemkot dan Rutan Kelas IIB Bengkulu, Fokus Kebersihan Lingkungan hingga Pelatihan Kemandirian Warga Binaan

Desa Lubuk Puar Disupervisi TP PKK Provinsi Bengkulu, Fokus Penguatan 10 Program Pokok dan Administrasi Kader

3 Nov 2026 - 20:21 WIB

Desa Lubuk Puar Disupervisi TP PKK Provinsi Bengkulu, Fokus Penguatan 10 Program Pokok dan Administrasi Kader
Trending di Headline