MUKOMUKO, FAKTABENGKULU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko terus tancap gas dalam memperkuat sektor ketahanan pangan daerah. Terkini, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko tengah mematangkan persiapan pembangunan gudang Bulog dengan menyiapkan tiga alternatif lokasi lahan strategis.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta memastikan ketersediaan cadangan pangan masyarakat di wilayah Mukomuko tetap aman.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxsandi Ultria Dharma, mengungkapkan bahwa dokumen usulan lahan saat ini sedang dalam tahap finalisasi. Pihaknya menargetkan berkas tersebut dapat segera disampaikan kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) pada pekan depan.
“Masih kita siapkan. Jika tidak ada kendala, kemungkinan Senin besok berkas usulan lokasi atau lahan gudang Bulog sudah kita sampaikan ke Dinas Perkim,” ujar Elxsandi.
Tiga Lokasi Disiapkan untuk Antisipasi Kendala
Bukan tanpa alasan Pemkab Mukomuko mengajukan tiga opsi lahan sekaligus. Elxsandi menjelaskan bahwa penyediaan beberapa lokasi alternatif bertujuan untuk memitigasi risiko hambatan teknis yang mungkin terjadi saat proses verifikasi maupun penetapan lahan nantinya.
Adapun tiga desa yang diusulkan menjadi lokasi pembangunan gudang Bulog tersebut adalah:
- Desa Arah Tiga
- Desa Lubuk Pinang
- Desa Suka Pindah
Strategi “multi-opsi” ini diharapkan mampu mempercepat proses penentuan lahan, sehingga pembangunan fisik gudang tidak terhambat jika salah satu lokasi tidak memenuhi kriteria verifikasi.
“Ini sebagai syarat usulan. Jika satu lokasi tidak memungkinkan, masih ada pilihan lokasi lain. Jadi, prosesnya tidak akan terhambat,” tegas Elxsandi.
Dampak bagi Masyarakat
Keberadaan gudang Bulog di Kabupaten Mukomuko nantinya diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan bagi ekonomi daerah. Selain memperkuat cadangan pangan, fasilitas ini diharapkan dapat menjadi pusat penyerapan hasil pertanian masyarakat lokal, sekaligus menjaga stabilitas harga pasar di tingkat akar rumput.
Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian proses, mulai dari pengusulan hingga penetapan lahan, dapat berjalan lancar. Dengan demikian, rencana pembangunan gudang ini dapat segera terealisasi sesuai dengan kebutuhan dan target pembangunan daerah.
“Harapan kita tentu proses ini berjalan baik. Penentuan lahan ini penting sebagai dasar untuk langkah selanjutnya,” pungkasnya.
(ABD)













