Menu

Mode Gelap
Evakuasi Pohon Tumbang di Tebing Lubuk Manau Belum Selesai, Bupati Bengkulu Selatan Imbau Warga Lewat Jalur Alternatif Dukung Kemandirian Energi Nasional, Pabrik Biodiesel Siap Dibangun di Kawasan Industri Pulau Baai pada 2027   Motor Dirampas, Warga Bermani Ulu Terseret Begal di Jalan Sepi Tabarenah Rejang Lebong Polisi Selidiki Kasus Penikaman Pasutri di Rejang Lebong, Klaim Gangguan Jiwa Pelaku Masih Diobservasi Jaga Kenyamanan Warga, Petugas Gabungan Sisir Sudut Bumi Merah Putih hingga Subuh  Sempat Tembus Rp60 Ribu, Ini Penyebab Harga Kopi di Kepahiang Kembali Terkoreksi

Headline

Motor Dirampas, Warga Bermani Ulu Terseret Begal di Jalan Sepi Tabarenah Rejang Lebong

badge-check

Motor Dirampas, Warga Bermani Ulu Terseret Begal di Jalan Sepi Tabarenah Rejang Lebong Perbesar

REJANG LEBONG, FAKTABENGKULU.COM – Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu yang kini dikenal dengan julukan Bumi Merah Putih. Kali ini, peristiwa dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) alias begal motor menggemparkan warga Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara, pada Senin (13/7/2026) sore.

Seorang pria asal Desa Sukarami, Kecamatan Bermani Ulu, dilaporkan menjadi korban keganasan kawanan begal. Akibat mempertahankan harta bendanya, korban yang belum diketahui identitas pastinya tersebut terpaksa dilarikan ke klinik terdekat karena mengalami sejumlah luka di tubuhnya.

Kronologi Tarik-Menarik Motor dengan Pelaku

Menurut informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, insiden mencekam ini bermula ketika korban tengah melintasi jalur yang relatif sepi di kawasan Desa Tabarenah. Di tengah jalan, korban mendadak diadang dan ditodong oleh pelaku yang berniat merampas sepeda motornya.

Tak tinggal diam, korban sempat melakukan perlawanan sengit. Aksi mempertahankan kendaraan itu berujung pada duel tarik-menarik antara korban dan pelaku. Namun nahas, korban terjatuh dan terseret di aspal hingga mengalami luka-luka. Situasi tersebut dimanfaatkan pelaku untuk langsung menggasak sepeda motor korban dan kabur dari lokasi kejadian. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung bergerak cepat mengevakuasi korban ke fasilitas medis.

Kades Tabarenah Desak Polisi Buru Pelaku

Kepala Desa Tabarenah, Yus Hendri, saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi pembegalan yang menimpa warga dari kecamatan tetangga tersebut. Ia menjelaskan bahwa titik lokasi kejadian memang tergolong sepi dari aktivitas warga, sehingga rawan dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan.

“Benar, ada kejadiannya sore tadi. Berdasarkan informasi yang kami terima, korban terluka akibat terseret saat berupaya mempertahankan motornya dari pelaku. Saat ini korban sudah dievakuasi ke klinik dan peristiwa ini sudah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian,” ujar Yus Hendri, Senin (13/7/2026).

Yus Hendri juga menambahkan, kasus ini merupakan peristiwa pembegalan kedua yang terjadi di wilayah kerjanya sepanjang tahun 2026. Kondisi ini tak pelak memicu kekhawatiran mendalam di tengah masyarakat terkait stabilitas keamanan lingkungan.

“Ini sudah kejadian yang kedua kali di tahun ini. Kami atas nama warga sangat berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini dengan cepat, melakukan pengejaran, dan menangkap para pelaku agar situasi kembali kondusif,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian setempat dilaporkan sudah turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Polisi masih melakukan penyelidikan intensif, mengumpulkan keterangan saksi, serta memburu keberadaan komplotan begal yang meresahkan warga Bumi Merah Putih tersebut.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Evakuasi Pohon Tumbang di Tebing Lubuk Manau Belum Selesai, Bupati Bengkulu Selatan Imbau Warga Lewat Jalur Alternatif

13 Juli 2026 - 19:06 WIB

Dukung Kemandirian Energi Nasional, Pabrik Biodiesel Siap Dibangun di Kawasan Industri Pulau Baai pada 2027  

13 Juli 2026 - 19:01 WIB

Polisi Selidiki Kasus Penikaman Pasutri di Rejang Lebong, Klaim Gangguan Jiwa Pelaku Masih Diobservasi

12 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jaga Kenyamanan Warga, Petugas Gabungan Sisir Sudut Bumi Merah Putih hingga Subuh 

12 Juli 2026 - 20:17 WIB

Sempat Tembus Rp60 Ribu, Ini Penyebab Harga Kopi di Kepahiang Kembali Terkoreksi

12 Juli 2026 - 20:14 WIB

Trending di Ekonomi