FAKTABENGKULU.COM, MUKOMUKO — Upaya pengentasan kawasan kumuh dan penyediaan hunian layak di Bumi Merah Putih terus digenjot. Tim gabungan dari pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten Mukomuko kini tengah merampungkan verifikasi lapangan untuk Program Bedah Rumah Tahap II tahun 2026.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Mukomuko, Suryanto, M.Si, menjelaskan bahwa proses survei ketat ini menjadi penentu utama sebelum dana bantuan dapat dicairkan kepada keluarga penerima manfaat.
”Setelah survei lokasi selesai, data akan langsung dikirim ke pemerintah pusat untuk diterbitkan persetujuan teknis atau pertek sebagai dasar pencairan bantuan,” ungkap Suryanto, Kamis (23/7).
Sasar 5 Kecamatan di Mukomuko
Dalam tahap kedua ini, pemerintah memprioritaskan penyaluran bantuan di lima wilayah kecamatan. Berdasarkan data Dinas Perkim Mukomuko, kelima kecamatan tersebut meliputi:
- Kecamatan Teramang Jaya
- Kecamatan Penarik
- Kecamatan Air Dikit
- Kecamatan V Koto
- Kecamatan XIV Koto
Petugas di lapangan tidak hanya mencocokkan identitas dan administrasi kependudukan, tetapi juga memeriksa kondisi fisik bangunan secara mendetail. Langkah teliti ini ditempuh agar alokasi dana benar-benar jatuh ke tangan warga prasejahtera yang paling membutuhkan.
Total Target 500 Keluarga Sepanjang 2026
Setiap kepala keluarga yang lolos verifikasi nantinya akan mengantongi bantuan senilai Rp20 juta per unit. Dana stimulan tersebut difokuskan untuk merenovasi rumah tidak layak huni agar berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.
Apabila seluruh 300 kuota pada tahap kedua ini dinyatakan lolos verifikasi, maka total penerima manfaat program bedah rumah di Kabupaten Mukomuko sepanjang tahun 2026 akan menyentuh angka 500 keluarga.
Pemerintah daerah berharap rangkaian verifikasi berjalan lancar tanpa kendala teknis, sehingga proses rehabilitasi fisik rumah warga bisa segera dimulai dalam waktu dekat demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat setempat.
(ABD)













