Menu

Mode Gelap
Siap Sambut Kepulangan Jemaah Haji 2026, Pemprov Bengkulu Matangkan Skenario Penjemputan di Bandara Iduladha 1447 H: Jumlah Hewan Kurban di Bengkulu Naik 2,5 Persen, Ketua DPRD Sumardi Ajak Perkuat Kepedulian Sosial Idul Adha 2026: Sapi Kurban 1 Ton dari Presiden Prabowo Siap Didistribusikan ke 30 Desa di Kedurang Bupati Seluma Kurban 2 Ekor Sapi, Warga Tanjung Seru Sampaikan Terimakasih Tragis! Pasutri di Rejang Lebong Tabrak Anjing Liar, Suami Tewas dan Istri Luka Berat Pemprov Bengkulu Tetapkan Masjid Baitul Izzah Jadi Lokasi Salat Iduladha Wagub dan Sekda

Headline

Pembangunan Sekolah Rakyat Mukomuko Segera Terwujud, Tim Pusat Siap Verifikasi Lahan 9,6 Hektare

badge-check


Pembangunan Sekolah Rakyat Mukomuko Segera Terwujud, Tim Pusat Siap Verifikasi Lahan 9,6 Hektare Perbesar

MUKOMUKO, FAKTABENGKULU.COM – Harapan masyarakat Kabupaten Mukomuko untuk memiliki fasilitas pendidikan terpadu melalui program Sekolah Rakyat kini selangkah lagi menjadi kenyataan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko memastikan persiapan teknis telah matang dan tinggal menunggu validasi akhir dari pemerintah pusat.

Proyek strategis yang bertujuan memeratakan akses pendidikan ini rencananya akan dipusatkan di Desa Tanah Rekah, Kecamatan Kota Mukomuko. Tidak tanggung-tanggung, lahan seluas 9,6 hektare telah disiapkan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk komitmen nyata menyambut investasi pendidikan skala nasional tersebut.

Anggaran Fantastis Rp200 Miliar dari APBN

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Mukomuko, Singgih Pramono, M.H, mengungkapkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat ini menjadi prioritas utama di tahun 2026. Hal ini merupakan buah dari koordinasi intensif antara daerah dan pusat.

“Seluruh persyaratan administrasi dan teknis sudah kita penuhi. Saat ini fokus kita adalah menunggu kunjungan tim dari pemerintah pusat untuk melakukan verifikasi lapangan secara langsung,” ujar Singgih saat dikonfirmasi pada Senin, 30 Maret 2026.

Singgih menambahkan, estimasi anggaran untuk pembangunan fisik sekolah ini mencapai Rp200 miliar. Dana tersebut bersumber sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sementara peran pemerintah daerah adalah memastikan kesediaan lahan yang bebas konflik dan siap bangun.

Verifikasi Ketat Sebelum Pelaksanaan

Kunjungan tim pusat nantinya tidak hanya sekadar melihat fisik lahan, tetapi juga melakukan kajian mendalam terkait beberapa aspek krusial, antara lain:

  • Aksesibilitas: Kemudahan jangkauan transportasi menuju lokasi.
  • Kondisi Lingkungan: Kelayakan geografis lahan untuk pembangunan gedung sekolah.
  • Infrastruktur Dasar: Ketersediaan jaringan listrik, air bersih, dan akses jalan penunjang.

“Jika verifikasi nanti dinyatakan memenuhi syarat (MS), maka proyek ini akan langsung masuk ke tahap pelaksanaan konstruksi sesuai timeline yang sudah direncanakan,” imbuh Singgih.

Investasi SDM Jangka Panjang

Kehadiran Sekolah Rakyat di Mukomuko diharapkan menjadi katalisator dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah berjuluk Kapuang Sati Ratau Batuah ini. Dengan fasilitas yang mumpuni, diharapkan tidak ada lagi ketimpangan akses pendidikan bagi putra-putri daerah.

Pembangunan ini juga diprediksi akan memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar Desa Tanah Rekah seiring dengan berkembangnya kawasan pendidikan baru di wilayah tersebut.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siap Sambut Kepulangan Jemaah Haji 2026, Pemprov Bengkulu Matangkan Skenario Penjemputan di Bandara

27 Mei 2026 - 18:39 WIB

Iduladha 1447 H: Jumlah Hewan Kurban di Bengkulu Naik 2,5 Persen, Ketua DPRD Sumardi Ajak Perkuat Kepedulian Sosial

27 Mei 2026 - 18:37 WIB

Idul Adha 2026: Sapi Kurban 1 Ton dari Presiden Prabowo Siap Didistribusikan ke 30 Desa di Kedurang

27 Mei 2026 - 18:34 WIB

Bupati Seluma Kurban 2 Ekor Sapi, Warga Tanjung Seru Sampaikan Terimakasih

26 Mei 2026 - 20:52 WIB

Tragis! Pasutri di Rejang Lebong Tabrak Anjing Liar, Suami Tewas dan Istri Luka Berat

26 Mei 2026 - 19:34 WIB

Trending di Headline