FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU — Sebanyak 30 putra-putri terbaik Kota Bengkulu resmi memasuki masa pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Pelatihan intensif jelang peringatan Hari Ulang Tertinggi Kemerdekaan Republik Indonesia ini dibuka secara resmi oleh Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi.
Prosesi pembukaan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Hotel Latansa, Kota Bengkulu, pada Senin (10/8/2026). Hadir pula dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, Asisten I, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Di hadapan puluhan anggota Paskibraka terpilih, Dedy Wahyudi memberikan motivasi membakar semangat. Ia berpesan agar para peserta benar-benar menjaga kesehatan dan stamina fisik selama masa karantina dan pelatihan berlangsung.
“Jaga kesehatan, jaga fisik. Nanti buktikan pada hari H dan berikan yang terbaik,” tegas Dedy kepada para anggota muda yang siap mengibarkan sang saka di Bumi Merah Putih.
Walikota juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada 30 peserta yang berhasil menyingkirkan ribuan pendaftar lain melalui ketatnya proses seleksi berlapis.
“Saya yakin mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuktikan bahwa mereka adalah yang terbaik di antara yang lain,” imbuhnya.
Digelar Sepekan Lebih di Hotel Latansa
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bengkulu, Saipul Apandi, merinci bahwa pemusatan pelatihan ini dijadwalkan bergulir sepekan penuh mulai tanggal 10 hingga 18 Agustus 2026.
Selama periode tersebut, seluruh peserta mendapatkan fasilitas akomodasi terpusat dan digembleng secara disiplin di Hotel Latansa.
“Peserta diklat merupakan putra-putri terbaik yang telah lolos dari berbagai tahapan seleksi. Total ada 30 orang, terdiri dari 15 putra dan 15 putri,” jelas Saipul.
Pihaknya berharap seluruh peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian materi pembinaan dengan tingkat kedisiplinan tinggi dan kesungguhan penuh. Bekal mental dan fisik ini krusial agar mereka sukses menunaikan tugas historis pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Bumi Merah Putih tercinta.
(ABD)













