Menu

Mode Gelap
Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan   Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat  Program Prabawa Resmi Diluncurkan: Satpol PP Siaga di Tiap Kelurahan, Walikota Dedy Wahyudi Tegaskan Peran Baru 

Headline

Identitas Mayat Perempuan Hamil di Liku 9 Terungkap, Ternyata Warga Musi Rawas

badge-check

Identitas Mayat Perempuan Hamil di Liku 9 Terungkap, Ternyata Warga Musi Rawas Perbesar

KEPAHIANG, faktabengkulu.com – Teka-teki penemuan sesosok mayat perempuan dalam kondisi hamil tua di jurang kawasan Liku 9, Jalan Lintas Gunung Kepahiang, akhirnya menemui titik terang. Korban berhasil diidentifikasi sebagai Sopiah, seorang warga Desa Sungai Pinang, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Identitas korban terungkap setelah pihak keluarga mendatangi RSUD Kepahiang dan mengenali ciri-ciri fisik serta pakaian yang dikenakan korban. Kepastian ini juga diperkuat melalui pemeriksaan sidik jari yang dilakukan oleh tim identifikasi.

Dikenali Keluarga Lewat Ciri Fisik

Adi Patiunus, sepupu korban, mengonfirmasi bahwa jasad yang ditemukan di dasar jurang tersebut adalah anggota keluarganya yang sempat dikabarkan hilang.

“Kami yakin dari pakaian yang dikenakan. Tadi juga sudah dibuktikan dengan hasil pemeriksaan sidik jari,” ujar Adi saat berada di Kepahiang, Rabu (11/3/2026).

Penemuan jasad Sopiah pada Selasa (10/3/2026) kemarin memang sempat menggegerkan warga dan pengguna jalan yang melintas di Liku 9. Kondisinya yang tengah hamil tua menambah duka mendalam bagi pihak keluarga.

Janin Turut Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Autopsi

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di RSUD Kepahiang, fakta memilukan terungkap bahwa janin yang ada di dalam kandungan korban juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Guna mengungkap penyebab pasti kematian yang dinilai janggal, pihak keluarga meminta kepolisian untuk melakukan prosedur autopsi. Menanggapi permintaan tersebut, Polres Kepahiang langsung mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Bengkulu pada Rabu pagi.

“Jenazah sudah kami bawa ke RS Bhayangkara sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi untuk proses autopsi,” terang Kapolres Kepahiang melalui Kanit Pidum Satreskrim, Ipda Abdullah Barus.

Dugaan Kasus Masih Didalami

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif terkait kronologi bagaimana korban bisa sampai ke kawasan Liku 9 hingga ditemukan tewas di jurang. Belum ada pernyataan resmi mengenai adanya dugaan tindak pidana atau kekerasan, menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara keluar.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus penemuan mayat di jalur pegunungan yang menghubungkan Bengkulu dan Kepahiang, yang memang dikenal sepi dan memiliki medan curam.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu

5 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah

5 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan  

5 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah

4 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat 

4 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Trending di Headline