Menu

Mode Gelap
Komisi III DPRD Seluma Sidak Program MBG, Temukan Sejumlah Masalah hingga Siap Lapor ke Pusat Kajati Baru Bengkulu Anton Delianto Resmi Bertugas, Pastikan Penanganan Korupsi Terus Berjalan  Pemkot Bengkulu Genjot Kesiapsiagaan, Wali Kota Dedy Wahyudi Tekankan Simulasi Mitigasi Sejak Dini Kebakaran Hebat Hantam Kelurahan Pengantungan Bengkulu, 21 Rumah Ludes dan Warga Berhamburan Damkar Kota Bengkulu Tangani 70 Kasus Kebakaran Sepanjang Januari-Agustus 2026: Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem Pemkot Bengkulu Salurkan Bantuan Pascakebakaran untuk Warga Lingkar Barat, Tegaskan Komitmen Hadir di Tengah Masyarakat

Headline

Ekonomi Bengkulu 2026: Pemprov dan DPR RI Genjot Akses Pembiayaan UMKM

badge-check

Ekonomi Bengkulu 2026: Pemprov dan DPR RI Genjot Akses Pembiayaan UMKM Perbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus tancap gas dalam memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di awal tahun 2026. Langkah ini dipertegas melalui kolaborasi strategis dengan Komisi XI DPR RI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan pelaku usaha di “Bumi Rafflesia” semakin mudah mendapatkan akses permodalan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat di Kantor OJK Provinsi Bengkulu, Sabtu (31/1/2026), Wakil Gubernur Bengkulu, Ir. Mian, menyambut langsung kunjungan kerja rombongan Komisi XI DPR RI. Fokus utama diskusi kali ini adalah menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah yang tahan banting.

Wakil Gubernur Mian menegaskan bahwa sinergi antara Pemprov, legislatif pusat, dan regulator keuangan seperti OJK adalah kunci utama. Menurutnya, hambatan klasik pelaku usaha selama ini seringkali terletak pada birokrasi pembiayaan yang rumit.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi sekat antara pelaku UMKM dengan akses perbankan. Kolaborasi dengan OJK ini sangat penting agar kebijakan dari pusat bisa mendarat tepat di tangan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Mian.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, memberikan apresiasi sekaligus catatan kritis bagi pengembangan ekonomi Bengkulu. Ia menekankan bahwa bantuan modal saja tidak cukup tanpa data yang kuat.

“Pembinaan UMKM harus dilakukan secara komprehensif. Mulai dari pemetaan jenis usaha hingga lokasi kegiatannya. Tujuannya jelas, agar setiap bantuan tepat sasaran dan mampu meningkatkan perputaran ekonomi daerah secara signifikan,” tegas Fauzi Amro.

Komitmen Helmi – Mian untuk Infrastruktur Ekonomi

Di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan Wagub Mian, Pemprov Bengkulu berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada bantuan modal, tetapi juga pembenahan infrastruktur penunjang. Lingkungan usaha yang sehat dan berkelanjutan menjadi target utama guna menciptakan ekosistem bagi para pelaku kreatif lokal.

Pihak OJK Provinsi Bengkulu sendiri menyambut baik masukan dari DPR RI dan berkomitmen untuk memperketat pengawasan penyaluran dana. Hal ini dilakukan demi menjamin kelancaran distribusi bantuan keuangan tanpa kendala administratif yang berarti.

Dengan semangat kebersamaan ini, optimisme ekonomi Bengkulu untuk tumbuh pesat di sepanjang tahun 2026 kian menguat. Kehadiran negara melalui kemudahan modal diharapkan mampu membawa UMKM Bengkulu naik kelas.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Komisi III DPRD Seluma Sidak Program MBG, Temukan Sejumlah Masalah hingga Siap Lapor ke Pusat

12 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kajati Baru Bengkulu Anton Delianto Resmi Bertugas, Pastikan Penanganan Korupsi Terus Berjalan 

12 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Pemkot Bengkulu Genjot Kesiapsiagaan, Wali Kota Dedy Wahyudi Tekankan Simulasi Mitigasi Sejak Dini

12 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Kebakaran Hebat Hantam Kelurahan Pengantungan Bengkulu, 21 Rumah Ludes dan Warga Berhamburan

12 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Damkar Kota Bengkulu Tangani 70 Kasus Kebakaran Sepanjang Januari-Agustus 2026: Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

11 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Trending di Headline