FAKTABENGKULU.COM,BENGKULU — Pemerintah Kota Bengkulu kembali menunjukkan langkah nyata dalam merespons laporan warga terkait kondisi sosial dan kesehatan di tengah masyarakat. Kali ini, jajaran Pemkot Bengkulu menyambangi kediaman Dadang Purniawan bersama sang istri, Mustika Jumadi, warga Jalan Korpri 10 RT 14 RW 3, Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara Bangkahulu.
Kunjungan yang dilaksanakan pada Jumat (25/9/2025) tersebut dilakukan setelah Pemkot Bengkulu menerima informasi penting mengenai kondisi putra pasangan tersebut, yakni Raffi Devano Anugerah. Bayi mungil itu lahir secara prematur sehingga memerlukan perhatian khusus terhadap tumbuh kembang serta kesehatannya.
Gerak Cepat Pemkot Bengkulu Berkat Laporan Warga
Mewakili Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Eddy Apriyanto, hadir langsung di lokasi bersama Kepala Dinas Sosial Alriyenta, Kepala Dinas Kesehatan Nell Hartati, serta Camat Muara Bangkahulu dan Lurah Bentiring.
Eddy Apriyanto menjelaskan bahwa informasi mengenai kondisi keluarga tersebut diterima pihaknya dari laporan warga setempat. Menanggapi laporan itu, pihak kelurahan dan kecamatan langsung berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
”Kemarin kami mendapat informasi dari warga bahwa ada warga kita di Bentiring yang anaknya kondisi nya kurang bagus pertumbuhannya. Kemarin kami koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, lurah dan camat,” ujar Eddy.
Sebagai wujud kepedulian di Bumi Merah Putih, Pemkot Bengkulu menyerahkan bantuan berupa paket sembako, susu bayi, perlengkapan bayi, hingga bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta yang berasal dari donatur.
Pengawasan Kesehatan dan Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nell Hartati, memberikan edukasi penting mengenai pencegahan dan penanganan bayi prematur. Menurutnya, bayi prematur lahir sebelum waktunya akibat berbagai faktor selama masa kehamilan, mulai dari kondisi psikologis, masalah gizi, kondisi sosial, hingga aktivitas ibu.
- Deteksi Dini: Pemeriksaan kehamilan secara rutin di puskesmas atau posyandu sangat dianjurkan agar potensi risiko dapat diantisipasi sejak dini.
- Pemantauan Berkala: Pihak puskesmas dan kader kesehatan diminta untuk terus memantau tumbuh kembang bayi Raffi agar kesehatannya semakin membaik.
- Peran Aktif Masyarakat: Pemkot Bengkulu mengajak seluruh warga Bumi Merah Putih agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika ada warga yang membutuhkan uluran tangan.
Melalui sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan kepedulian sesama warga di Bumi Merah Putih, diharapkan keluarga Dadang dan Mustika dapat terbantu secara ekonomi, serta bayi Raffi memperoleh pemantauan kesehatan yang berkelanjutan hingga tumbuh sehat.
(ABD)

















