BENGKULU SELATAN, FAKTABENGKULU.COM – Langkah nyata terus diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan demi mendongkrak mutu pendidikan di bumi Sekundang Setungguan. Guna mempercepat pemerataan infrastruktur, sebanyak 45 sekolah yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) resmi diusulkan untuk masuk program revitalisasi besar-besaran pada tahun anggaran 2026.
Langkah strategis ini digawangi langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Selatan. Proyeksi perbaikan fisik sekolah ini nantinya akan difokuskan penuh pada sekolah-sekolah dengan kondisi bangunan yang rusak dan membutuhkan penanganan darurat.
Rincian Sekolah dan Sumber Dana ABT
Dari total 45 sekolah yang masuk dalam daftar usulan, mayoritas didominasi oleh tingkat dasar dengan rincian sebagai berikut:
- Sekolah Dasar Negeri (SDN): 30 sekolah
- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN): 15 sekolah
Untuk merealisasikan proyek fisik berskala besar ini, Pemkab Bengkulu Selatan tidak mengandalkan APBD murni daerah, melainkan membidik sumber pendanaan dari pusat melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Pemerintah Pusat.
Kepala Dikbud Kabupaten Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya, menjelaskan bahwa saat ini seluruh berkas usulan sedang digodok di tingkat pusat.
“Kami berharap seluruh proses administrasi dan verifikasi berjalan lancar tanpa hambatan. Jika semua persyaratan terpenuhi, pekerjaan revitalisasi dapat mulai dilaksanakan pada Agustus 2026 sesuai target yang telah disusun,” ujar Lusi kepada wartawan, Kamis (2/7/2026).
Bangunan Rusak Jadi Prioritas Uta8ma
Lusi menambahkan, penentuan sekolah penerima manfaat tidak dilakukan secara acak. Prioritas utama diberikan kepada sekolah yang sarana belajarnya sudah tidak memadai bahkan cenderung membahayakan.
Perbaikan tidak hanya berfokus pada ruang kelas, melainkan mencakup fasilitas penunjang lainnya yang vital bagi kegiatan belajar mengajar (KBM). Fasilitas pendidikan tersebut tersebar di berbagai wilayah kecamatan di Bengkulu Selatan, termasuk Kecamatan Pino Raya dan wilayah hinterland lainnya.
Komitmen Kenyamanan Belajar Siswa
Pihak Dikbud meyakini, infrastruktur sekolah yang kokoh dan layak bukan sekadar masalah estetika bangunan, melainkan pondasi utama psikologis siswa. Lingkungan yang aman dan nyaman dipercaya dapat melipatgandakan motivasi belajar anak-anak di daerah, sekaligus memudahkan guru dalam mentransfer ilmu secara efektif.
“Pemkab Bengkulu Selatan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan. Kami berharap program ini dapat segera terealisasi agar semakin banyak sekolah memiliki fasilitas yang representatif untuk menunjang kegiatan belajar mengajar,” pungkas Lusi.
Jika proses verifikasi pusat rampung tepat waktu, wajah-wajah baru sekolah di Bengkulu Selatan siap mulai bersolek pada akhir Agustus ini demi melahirkan generasi emas yang kompetitif.
(ABD)













