Menu

Mode Gelap
Satpol PP Kota Bengkulu “Sikat” PKL dan Bangunan Liar di Kawasan KZ Abidin, Tak Ada Lagi Negosiasi! Geger! Sopir Truk Ditemukan Tewas Tak Wajar di Perumahan Medan Jaya Residence Bengkulu Kawasan Balai Buntar: Bakal Jadi Pusat Kuliner Ikonik, Kuota Pedagang Dibatasi 150 Lapak Jurusan Administrasi Publik FISIP UNIB dan DPD IAPA Bengkulu Sukses Gelar Kuliah Umum serta Pelantikan Pengurus Dukung Inovasi Mahasiswa, FISIP UNIB Bekali Strategi Jitu Penyusunan Proposal PKM 2026 Kabar Baik! 4 Warga Kota Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Segera Pulang, Pemprov dan Baznas Tanggung Biaya

Kesehatan

Dinkes Rejang Lebong Wajibkan Puskesmas Rawat Inap Siaga 24 Jam untuk Layanan Kesehatan Optimal

badge-check


					Dinkes Rejang Lebong Wajibkan Puskesmas Rawat Inap Siaga 24 Jam untuk Layanan Kesehatan Optimal Perbesar

Rejang Lebong, Bengkulu – Dinas Kesehatan (Dinkes) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengingatkan agar tujuh Puskesmas rawat inap di daerah tersebut harus selalu siaga 24 jam. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Rejang Lebong, Asep Setia Budiman, pada Jumat (15/11), menjelaskan bahwa saat ini terdapat 21 Puskesmas di wilayah tersebut, dengan tujuh di antaranya memiliki fasilitas rawat inap. Ketujuh Puskesmas yang telah berstatus rawat inap tersebut antara lain Puskesmas Kota Padang, Padang Ulak Tanding, Bermani Ulu, Bangun Jaya, Kepala Curup, Sambirejo, dan Watas Marga.

“Untuk puskesmas rawat inap, tenaga medis harus siaga 24 jam. Sistem pembagian shift menjadi solusi untuk memastikan pelayanan tetap optimal,” ungkap Asep.

Asep juga menekankan pentingnya layanan yang tidak boleh terhenti, apalagi saat situasi darurat. Sebagai contoh, kejadian di Puskesmas Kota Padang yang sempat membuat warga kesulitan mendapatkan pelayanan medis karena tidak adanya tenaga medis yang berjaga.

Selain memastikan siaga 24 jam, Dinkes Rejang Lebong juga menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk lebih aktif memantau kondisi kesehatan masyarakat di wilayah masing-masing. Jika ada laporan atau informasi terkait warga yang sakit namun belum mendapatkan penanganan medis, pihaknya berencana melakukan visitasi langsung ke rumah warga tersebut.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan layanan kesehatan yang cepat, merata, dan responsif di seluruh wilayah Kabupaten Rejang Lebong. Dinkes juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menangani masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian segera.

(DHF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabar Baik! 4 Warga Kota Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Segera Pulang, Pemprov dan Baznas Tanggung Biaya

2 Februari 2026 - 19:58 WIB

Ketua Rampai Nusantara Bengkulu, Hendri Satrio Dukung Penuh POLRI Dibawah Komando Presiden

1 Februari 2026 - 19:25 WIB

Sinergi Pemkot Bengkulu dan BGN: Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran, Larang SPPG Belanja di Trotoar

1 Februari 2026 - 19:15 WIB

Balai Kota Merah Putih Jadi Saksi, Dedy Wahyudi Akhiri Polemik Sampah dengan Maaf dan Komitmen

1 Februari 2026 - 19:09 WIB

Ekonomi Bengkulu 2026: Pemprov dan DPR RI Genjot Akses Pembiayaan UMKM

31 Januari 2026 - 20:17 WIB

Trending di Ekonomi