Rejang Lebong, Bengkulu – Dinas Kesehatan (Dinkes) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengingatkan agar tujuh Puskesmas rawat inap di daerah tersebut harus selalu siaga 24 jam. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Rejang Lebong, Asep Setia Budiman, pada Jumat (15/11), menjelaskan bahwa saat ini terdapat 21 Puskesmas di wilayah tersebut, dengan tujuh di antaranya memiliki fasilitas rawat inap. Ketujuh Puskesmas yang telah berstatus rawat inap tersebut antara lain Puskesmas Kota Padang, Padang Ulak Tanding, Bermani Ulu, Bangun Jaya, Kepala Curup, Sambirejo, dan Watas Marga.
“Untuk puskesmas rawat inap, tenaga medis harus siaga 24 jam. Sistem pembagian shift menjadi solusi untuk memastikan pelayanan tetap optimal,” ungkap Asep.
Asep juga menekankan pentingnya layanan yang tidak boleh terhenti, apalagi saat situasi darurat. Sebagai contoh, kejadian di Puskesmas Kota Padang yang sempat membuat warga kesulitan mendapatkan pelayanan medis karena tidak adanya tenaga medis yang berjaga.
Selain memastikan siaga 24 jam, Dinkes Rejang Lebong juga menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk lebih aktif memantau kondisi kesehatan masyarakat di wilayah masing-masing. Jika ada laporan atau informasi terkait warga yang sakit namun belum mendapatkan penanganan medis, pihaknya berencana melakukan visitasi langsung ke rumah warga tersebut.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan layanan kesehatan yang cepat, merata, dan responsif di seluruh wilayah Kabupaten Rejang Lebong. Dinkes juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menangani masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian segera.
(DHF)














