Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Ekonomi

Cegah Bullying di Sekolah, Disdikbud Mukomuko Perketat Pengawasan Aktivitas Pelajar

badge-check

Cegah Bullying di Sekolah, Disdikbud Mukomuko Perketat Pengawasan Aktivitas PelajarPerbesar

MUKOMUKO, FaktaBengkulu.com – Kasus perundungan atau bullying yang kian marak di berbagai daerah menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan. Menanggapi hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko bergerak cepat dengan menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas siswa di lingkungan sekolah.

Langkah preventif ini menyasar sekolah-sekolah di bawah naungan Disdikbud Mukomuko, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Disdikbud Mukomuko, Arni Gusnita, menegaskan bahwa pengawasan ekstra adalah kunci utama untuk memastikan sekolah tetap menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak didik. Guru diminta tidak hanya sekadar mengajar, tetapi juga peka terhadap dinamika sosial antar siswa.

“Guru-guru di sekolah kami minta agar lebih ketat melakukan pengawasan di lingkungan sekolahnya. Tujuannya jelas, agar di Mukomuko tidak ada siswa yang menjadi korban perundungan,” ujar Arni, Sabtu (7/3/2026).

Arni juga menyoroti pentingnya memantau perilaku siswa saat berinteraksi di luar jam pelajaran kelas. Guru diharapkan mampu mengenali gejala-gejala awal perundungan, terutama ketika melihat kelompok-kelompok siswa yang menunjukkan perilaku tidak wajar atau intimidatif.

Hingga saat ini, Disdikbud Mukomuko mencatat belum ada laporan resmi terkait kasus perundungan di wilayah tersebut. Namun, Arni menegaskan bahwa ketiadaan laporan bukan berarti pihak sekolah boleh lengah.

“Sejauh ini memang belum ada laporan masuk, namun pencegahan harus dilakukan sejak dini. Kami minta sekolah lebih memperhatikan karakter dan perilaku pelajar, terutama saat mereka sedang bergerombol,” tegasnya.

Langkah Strategis Disdikbud Mukomuko ke Depan:

Untuk memperkuat komitmen ini, Disdikbud Mukomuko menekankan beberapa poin penting kepada pihak sekolah:

  • Pengenalan Karakter: Guru wajib lebih mendalami karakter dan latar belakang perilaku setiap siswa.
  • Pembinaan Rutin: Melakukan sosialisasi dan pembinaan moral secara berkala untuk menanamkan nilai empati.
  • Sistem Pelaporan Cepat: Sekolah diinstruksikan segera melapor jika ditemukan indikasi bullying agar penanganan bisa dilakukan sesuai regulasi yang berlaku.
  • Komunikasi Intensif: Meski belum diterbitkan dalam surat edaran resmi, imbauan ini sudah disampaikan secara langsung kepada seluruh jajaran kepala sekolah.

Dengan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan Kabupaten Mukomuko dapat mempertahankan status “Zero Bullying” dan menciptakan generasi pelajar yang saling menghargai.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemkot Bengkulu Genjot Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Fokus Potong Bebban Hidup dan Naikkan Pendapatan Warga

5 Nov 2026 - 17:41 WIB

Pemkot Bengkulu Genjot Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Fokus Potong Bebban Hidup dan Naikkan Pendapatan Warga

Pemkab Bengkulu Tengah & Forkopimda Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Stok Cadangan Beras

2 Nov 2026 - 19:57 WIB

Pemkab Bengkulu Tengah & Forkopimda Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Stok Cadangan Beras

Walikota Dedy Wahyudi Resmikan Bank Sampah Lingkar Barat, Ubah Limbah Jadi Berkah Ekonomi Warga

2 Nov 2026 - 19:51 WIB

Walikota Dedy Wahyudi Resmikan Bank Sampah Lingkar Barat, Ubah Limbah Jadi Berkah Ekonomi Warga

Konferda DPD KAI Bengkulu 2026–2031 Resmi Digelar, Siap Perkuat Penegakan Hukum di Bumi Merah Putih

1 Nov 2026 - 17:58 WIB

Konferda DPD KAI Bengkulu 2026–2031 Resmi Digelar, Siap Perkuat Penegakan Hukum di Bumi Merah Putih

Semarak Belungguk Point: Warga dan Pejabat Berbaur dalam Senam Bersama, Ekonomi Lokal Ikut Bergeliat

25 Okt 2026 - 22:36 WIB

Semarak Belungguk Point: Warga dan Pejabat Berbaur dalam Senam Bersama, Ekonomi Lokal Ikut Bergeliat
Trending di Ekonomi