Menu

Mode Gelap
Kajati Baru Bengkulu Anton Delianto Resmi Bertugas, Pastikan Penanganan Korupsi Terus Berjalan  Pemkot Bengkulu Genjot Kesiapsiagaan, Wali Kota Dedy Wahyudi Tekankan Simulasi Mitigasi Sejak Dini Kebakaran Hebat Hantam Kelurahan Pengantungan Bengkulu, 21 Rumah Ludes dan Warga Berhamburan Damkar Kota Bengkulu Tangani 70 Kasus Kebakaran Sepanjang Januari-Agustus 2026: Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem Pemkot Bengkulu Salurkan Bantuan Pascakebakaran untuk Warga Lingkar Barat, Tegaskan Komitmen Hadir di Tengah Masyarakat Kapolda Bengkulu Resmi Buka Futsal Kapoda Cup VIII 2026: Ajang Cetak Generasi Berprestasi Tanpa Narkoba

Headline

Bukan Sekadar Materi, Pemprov Bengkulu Tekan ASN Jadi ‘Orang Tua Sungguhan’ Bagi Anak Yatim

badge-check

Bukan Sekadar Materi, Pemprov Bengkulu Tekan ASN Jadi ‘Orang Tua Sungguhan’ Bagi Anak Yatim Perbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu kini tengah serius memperkuat pondasi sosial melalui program Orang Tua Asuh. Tak ingin sekadar menjadi seremoni administratif atau bantuan finansial semata, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov kini didorong untuk membangun ikatan emosional yang nyata dengan anak asuh mereka.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa esensi dari program prioritas ini adalah kehadiran figur orang tua yang mampu memberikan bimbingan moral dan kasih sayang bagi anak-anak yatim di Bumi Rafflesia.

Interaksi Langsung Jadi Kunci Utama

Dalam keterangannya pada Sabtu (31/1/2026), Herwan meminta setiap ASN yang telah ditetapkan sebagai orang tua asuh untuk tidak menjaga jarak. Menurutnya, bantuan materi memang penting, namun sentuhan komunikasi jauh lebih bermakna bagi perkembangan mental sang anak.

“Kita ingin hubungan ini terjaga dan ditingkatkan. Jangan hanya kirim bantuan, tapi jalin komunikasi rutin. Bisa lewat telepon, pertemuan langsung, atau berkunjung ke rumah mereka,” ujar Herwan di Bengkulu.

Beberapa poin utama yang ditekankan dalam penguatan program ini antara lain:

  • Dukungan Psikologis: Memberikan perhatian agar anak merasa memiliki sandaran dan tidak merasa sendirian.
  • Motivasi Pendidikan: Mendorong anak asuh agar tetap semangat sekolah dan memiliki cita-cita besar.
  • Pembentukan Karakter: Menjadi teladan (role model) dalam menanamkan nilai-nilai positif dan etika sosial.

Pemprov Bengkulu menyadari bahwa program semacam ini membutuhkan konsistensi. Oleh karena itu, Herwan memastikan akan ada evaluasi berkala untuk melihat sejauh mana dampak program ini terhadap kesejahteraan anak yatim.

“Ini bukan sekadar menjalankan kewajiban sebagai ASN, tapi ini adalah tentang kemanusiaan. Kita ingin dampak nyatanya terasa, bukan cuma laporan di atas kertas,” tambahnya tegas.

Dengan keterlibatan aktif ribuan ASN, Pemprov Bengkulu optimis program ini dapat menjadi strategi ampuh dalam memutus mata rantai masalah sosial dan memastikan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak yatim di Provinsi Bengkulu.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kajati Baru Bengkulu Anton Delianto Resmi Bertugas, Pastikan Penanganan Korupsi Terus Berjalan 

12 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Pemkot Bengkulu Genjot Kesiapsiagaan, Wali Kota Dedy Wahyudi Tekankan Simulasi Mitigasi Sejak Dini

12 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Kebakaran Hebat Hantam Kelurahan Pengantungan Bengkulu, 21 Rumah Ludes dan Warga Berhamburan

12 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Damkar Kota Bengkulu Tangani 70 Kasus Kebakaran Sepanjang Januari-Agustus 2026: Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

11 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Pemkot Bengkulu Salurkan Bantuan Pascakebakaran untuk Warga Lingkar Barat, Tegaskan Komitmen Hadir di Tengah Masyarakat

11 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Trending di Ekonomi