FAKTABENGKULU.COM, ARGA MAKMUR — Roda perekonomian masyarakat di Kabupaten Bengkulu Utara resmi bergeliat melalui ajang Gebyar Semarak Merah Putih. Acara akbar yang dipusatkan di Alun-alun Kota Arga Makmur ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Bengkulu bersama Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.AP, pada Jumat (02/10/2026).
Kegiatan yang dirancang meriah ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Berbagai agenda menarik disuguhkan selama 10 hari penuh, mulai 2 hingga 11 Oktober 2026, di antaranya Bazar UMKM, pameran produk lokal, panggung hiburan rakyat, aneka lomba tradisional, hingga layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Bupati Arie Septia Adinata menegaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Lebih dari itu, acara ini menjadi momentum strategis untuk membangkitkan sektor ekonomi kerakyatan di Bumi Merah Putih.
”Gebyar Semarak Merah Putih ini kita jadikan sebagai wadah untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Kita berikan panggung seluas-luasnya bagi pelaku UMKM, pedagang kecil, pengrajin lokal, dan ekonomi kreatif untuk menampilkan produk-produk unggulan Bengkulu Utara. Ketika ekonomi masyarakat bergerak, kesejahteraan akan meningkat,” ujar Bupati Arie.
Dananya Bukan dari APBD, Melainkan Hadiah Prestasi Nasional
Ada pemandangan dan fakta menarik di balik kemeriahan acara ini. Seluruh rangkaian kegiatan ternyata tidak menggunakan sepeser pun anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dana penyelenggaraan murni berasal dari reward atau hadiah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan tersebut diraih oleh Provinsi Bengkulu usai sukses menyabet predikat Juara 1 sebagai Provinsi Terbaik dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026, khususnya pada kategori Pengendalian Inflasi dan Penurunan Pengangguran.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa apresiasi yang diraih pemerintah daerah memang sudah seharusnya dikembalikan dalam bentuk kemaslahatan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas di Bumi Merah Putih.
“Reward ini jangan hanya menjadi penghargaan. Kita ingin manfaatnya kembali kepada masyarakat. Masyarakat bergembira, UMKM bergerak, dan ekonomi masyarakat ikut berputar,” pungkas Helmi.
Melalui ajang ini, pemerintah menaruh harapan besar agar perputaran modal dan aktivitas usaha para pelaku usaha mikro dapat terdongkrak naik secara signifikan, sekaligus menghadirkan hiburan berkualitas bagi warga di seluruh penjuru Bumi Merah Putih.
(ABD)

















