Menu

Mode Gelap
Menggali Jejak Sejarah yang Terlupakan, Helmi Hasan Luncurkan Buku ‘Bumi Merah Putih’ Kodim 0409/Rejang Lebong Sulap Jembatan Rusak di Desa Seguring Jadi Akses Mulus Petani Pastikan Tepat Sasaran, 50 Calon Penerima Bedah Rumah 2026 di Mukomuko Dicoret! Ini Alasannya Terkait Mutasi Kepsek, Komisi 1 DPRD Seluma akan Panggil Diknas dan BKPSDM Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Mukomuko Resmikan SPPG dan Gudang Logistik Bersama Presiden Prabowo Seluma Juara! Di Bawah Komando Teddy Rahman, Kabupaten Seluma Raih Predikat Pelayanan Publik Terbaik se-Provinsi Bengkulu

Headline

Siaga Cuaca Ekstrem : Walikota Bengkulu Terbitkan Surat Edaran Resmi

badge-check


					Siaga Cuaca Ekstrem : Walikota Bengkulu Terbitkan Surat Edaran Resmi Perbesar

Kota Bengkulu – Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, telah menerbitkan surat edaran resmi bernomor 33 Tahun 2025 sebagai respons terhadap peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai peningkatan potensi cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Keputusan ini juga didukung oleh hasil pemantauan dari BPBD Kota Bengkulu dan Pusdalops PB. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh warga kota dalam menghadapi potensi bencana.

Dalam surat edaran tersebut, Walikota Dedy Wahyudi meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana seperti banjir, hujan disertai angin kencang, tanah longsor, dan gelombang pasang.

Kepala BPBD, I Made Ardana, mewakili Walikota, menegaskan,

“Cuaca ekstrem ini perlu disikapi dengan kesiapsiagaan bersama. Kita mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga.”

Selain itu, surat edaran ini menekankan pentingnya peran aktif perangkat daerah, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW, untuk secara proaktif memberikan edukasi dan peringatan kepada warga di lingkungan masing-masing.

Tiga poin penting yang diamanatkan dalam surat edaran adalah:

  1. Pembatasan Aktivitas : Masyarakat diimbau untuk menghindari tempat-tempat berpotensi bencana dan membatasi kegiatan di luar rumah.
  2. Pelaporan Cepat : Segera melaporkan potensi ancaman atau insiden bencana kepada aparat pemerintah setempat atau melalui layanan darurat Call Center 112.
  3. Gotong Royong Lingkungan: Melaksanakan gotong royong secara berkala untuk membersihkan saluran air dan drainase guna mencegah penyumbatan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan akan meminimalkan risiko banjir akibat curah hujan tinggi yang diperkirakan masih terjadi.

“Kita perlu saling mengingatkan dan bekerja sama. Dengan kesiapsiagaan dan gotong royong, kita bisa mengurangi dampak bencana,” tambah I Made.

Pemkot Bengkulu berkomitmen melindungi warganya dan memastikan setiap lapisan masyarakat tanggap terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, wilayah Kota Bengkulu yang termasuk daerah rawan longsor diprediksi masih berpotensi hujan hingga hari Minggu (16/11). Secara khusus, hari Minggu diperkirakan hujan akan mengguyur Kota Bengkulu dari pagi hingga siang hari.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menggali Jejak Sejarah yang Terlupakan, Helmi Hasan Luncurkan Buku ‘Bumi Merah Putih’

15 Februari 2026 - 19:41 WIB

Kodim 0409/Rejang Lebong Sulap Jembatan Rusak di Desa Seguring Jadi Akses Mulus Petani

15 Februari 2026 - 19:38 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, 50 Calon Penerima Bedah Rumah 2026 di Mukomuko Dicoret! Ini Alasannya

15 Februari 2026 - 19:36 WIB

Terkait Mutasi Kepsek, Komisi 1 DPRD Seluma akan Panggil Diknas dan BKPSDM

15 Februari 2026 - 12:56 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Mukomuko Resmikan SPPG dan Gudang Logistik Bersama Presiden Prabowo

14 Februari 2026 - 21:37 WIB

Trending di Headline