Menu

Otomatis
Breaking News

Headline

Kodim 0409/Rejang Lebong Sulap Jembatan Rusak di Desa Seguring Jadi Akses Mulus Petani

badge-check

Kodim 0409/Rejang Lebong Sulap Jembatan Rusak di Desa Seguring Jadi Akses Mulus PetaniPerbesar

REJANG LEBONG, FaktaBengkulu.com – Senyum sumringah mulai terpancar dari wajah para petani di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara. Pasalnya, jembatan yang selama ini menjadi urat nadi distribusi hasil bumi mereka kini sedang bersolek melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127.

Kodim 0409/Rejang Lebong bergerak cepat melakukan rehabilitasi total terhadap jembatan vital tersebut. Hingga Minggu (15/2/2026), progres pengerjaan fisik dilaporkan telah menyentuh angka 30 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan Maret mendatang.

Selama ini, kerusakan jembatan di Desa Seguring menjadi hambatan serius bagi mobilitas warga. Sebagai desa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani sayur dan padi, jembatan ini adalah jalur utama menuju lahan pertanian.

Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada melalui Plh Pasiter, Kapten Inf Tasmi Basiroroni, menjelaskan bahwa perbaikan ini mencakup penguatan rangka besi di sisi kiri dan kanan, perbaikan lantai jembatan, hingga pengecatan ulang untuk memastikan struktur tetap kokoh dan aman.

“Kami menyadari betapa pentingnya akses ini bagi warga. Sebagian besar warga di sini mengandalkan jembatan ini untuk pulang-pergi ke sawah. Jika aksesnya rusak, ekonomi warga juga terhambat,” ujar Kapten Tasmi

Dampak kerusakan jembatan selama ini sangat dirasakan oleh Anton, salah satu petani setempat. Ia menceritakan betapa repotnya proses pengangkutan hasil panen sebelum adanya perbaikan dari TNI ini.

“Dulu kalau lewat sini harus ekstra hati-hati. Bahkan karena rusak, hasil panen sering harus kami pindahkan manual atau ‘dilansir’ dari satu sisi ke sisi lain. Tentu ini memakan waktu dan tenaga lebih besar,” ungkap Anton.

Dengan adanya rehabilitasi melalui TMMD ke-127 yang berlangsung dari 10 Februari hingga 11 Maret 2026 ini, para petani berharap kendaraan pengangkut bisa langsung masuk ke area sawah. Hal ini diprediksi akan menekan biaya angkut dan mempercepat distribusi pangan dari desa ke pasar.

Program TMMD ke-127 di Desa Seguring ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun infrastruktur pedesaan. Tidak hanya sekadar memperbaiki kayu dan besi, langkah ini adalah upaya nyata untuk mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat di pelosok Rejang Lebong.

Warga berharap, setelah jembatan ini kokoh kembali, aktivitas pertanian akan kembali bergeliat normal dan hasil panen melimpah tanpa terkendala masalah infrastruktur lagi.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sinergi PKK Kota Bengkulu di HKG ke-54, Kokohkan Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

27 Agu 2026 - 19:02 WIB

Sinergi PKK Kota Bengkulu di HKG ke-54, Kokohkan Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Menuju Generasi Bebas Stunting: Pemkot Bengkulu Perkuat Konvergensi Kebijakan Nasional

27 Agu 2026 - 18:58 WIB

Menuju Generasi Bebas Stunting: Pemkot Bengkulu Perkuat Konvergensi Kebijakan Nasional

Dedy Wahyudi Sentuh Hati Pekerja Sosial, Ratusan Penggali Kubur dan Duda di Bengkulu Terima Sembako

27 Agu 2026 - 18:51 WIB

Dedy Wahyudi Sentuh Hati Pekerja Sosial, Ratusan Penggali Kubur dan Duda di Bengkulu Terima Sembako

Pemkot Bengkulu Peringati Maulid Nabi 1448 H: Jadikan Akhlak Rasulullah Sebagai Kompas di Era Modern  

26 Agu 2026 - 19:01 WIB

Pemkot Bengkulu Peringati Maulid Nabi 1448 H: Jadikan Akhlak Rasulullah Sebagai Kompas di Era Modern   

Semarak Jambore PKK 2026, TP PKK Kota Bengkulu Unjuk Gigi di Ajang Tingkat Provinsi 

26 Agu 2026 - 18:57 WIB

Semarak Jambore PKK 2026, TP PKK Kota Bengkulu Unjuk Gigi di Ajang Tingkat Provinsi 
Trending di Headline