Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Ekonomi

Tambang Emas VS Provinsi Konservasi, Billy Sunardi Angkat Bicara

badge-check

Tambang Emas VS Provinsi Konservasi, Billy Sunardi Angkat BicaraPerbesar

Bengkulu – Rencana pembukaan tambang emas di Seluma Provinsi Bengkulu terus menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat Bengkulu. Di sisi lain, Gubernur Bengkulu bersama timnya sedang menggagas Provinsi Konservasi, yang merupakan rencana yang sangat jauh berbeda dari pembukaan tambang emas.

Terlebih lagi yang menjadi lokasi pembukaan tambang emas adalah tempat hidupnya salah satu hewan yang dilindungi yaitu harimau sumatera. Rencana pembukaan tambang emas yaitu berlokasi di kawasan Hutan Lindung (HL) Bukit Sanggul.

Terkait dua rencana yang jauh berbeda ini, Ketua Faraksi PAN DPRD Provinsi Bengkulu Billy Sunardi angkat bicara. Billy mengatakan bahwa kita harusnya memikirkan bagaimana nasib anak cucu ke depan, sehingga ia mendukung rencana Gubernur Bengkulu untuk menggagas Provinsi Konservasi.

“Ya…karena yang kita pikirkan harusnya bukan tentang sekarang, bukan tentang 1 tahun atau 2 tahun ke depan, tapi kita harus memikirkan puluhan tahun kedepan untuk anak cucu kita nanti. Jadi kalau Gubernur Bengkulu menggagas Provinsi Konservasi, maka saya selaku wakil rakyat akan mendukungnya”, tegas anggota Dewan yang juga Ketua DPD PAN Seluma itu.

Billy juga mengatakan, jika terlalu banyak Hutan Lindung (HL) yang dikelola akan membahayakan kedepannya. Dan juga manfaat dari dibukanya tambang emas juga tidak terlalu merata, hanya untuk sebagian masyarakat yg mendapat manfaatnya.

“Kalau sudah terlalu banyak Hutan Lindung (HL) yang dikelola, terlalu membahayakan untuk kedepannya. Kalau tambang emas itu yang jelas manfaatnya yg terlihat hanya untuk desa penyangga, yaitu terutama lapangan kerja. Kalau manfaat selain itu tidak ada, malah dapat merusak lingkungan”, tambah Billy Sunardi.

Terakhir ia mengatakan dilain sisi juga ada baiknya, bahwa tambang emas akan menyerap lapangan kerja, dan menghidupkan umkm di sekitar tambang. Namun sekali lagi ia mengingatkan bahwa hal tersebut harus dipertimbangkan karena resikonya sangat besar untuk generasi kedepan.

“Memang ada sisi baiknya, bahwa akan menyerap tenaga kerja, umkm akan berputar terus, tapi resikonya sangat besar untuk generasi selanjutnya”, tutup Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Bengkulu.

 

(DSR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemkab Bengkulu Tengah & Forkopimda Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Stok Cadangan Beras

2 Nov 2026 - 19:57 WIB

Pemkab Bengkulu Tengah & Forkopimda Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Stok Cadangan Beras

Walikota Dedy Wahyudi Resmikan Bank Sampah Lingkar Barat, Ubah Limbah Jadi Berkah Ekonomi Warga

2 Nov 2026 - 19:51 WIB

Walikota Dedy Wahyudi Resmikan Bank Sampah Lingkar Barat, Ubah Limbah Jadi Berkah Ekonomi Warga

Konferda DPD KAI Bengkulu 2026–2031 Resmi Digelar, Siap Perkuat Penegakan Hukum di Bumi Merah Putih

1 Nov 2026 - 17:58 WIB

Konferda DPD KAI Bengkulu 2026–2031 Resmi Digelar, Siap Perkuat Penegakan Hukum di Bumi Merah Putih

Mediansyah Alias Dang Med, Putra Asli Serawai dari Seluma: Persembahkan “Si RAMA” untuk Promosi Budaya Lokal

31 Okt 2026 - 12:56 WIB

Mediansyah Alias Dang Med, Putra Asli Serawai dari Seluma: Persembahkan “Si RAMA” untuk Promosi Budaya Lokal

Semarak Belungguk Point: Warga dan Pejabat Berbaur dalam Senam Bersama, Ekonomi Lokal Ikut Bergeliat

25 Okt 2026 - 22:36 WIB

Semarak Belungguk Point: Warga dan Pejabat Berbaur dalam Senam Bersama, Ekonomi Lokal Ikut Bergeliat
Trending di Ekonomi