Menu

Mode Gelap
Waspada ‘Gozila El Nino’! BMKG Prediksi Kemarau Panjang di Bengkulu Hingga Juni 2026 Waspada! Maling Satroni Kandang Limun Dini Hari, 6 Tabung Gas dan Celengan Raib Digondol Tragedi Berdarah di Taman Simpang Kandis: Pemuda Asal Seluma Tewas Ditusuk Keris, 3 Pelaku Diringkus Polisi Atasi Penumpukan Sampah, DLH Kota Bengkulu Pilih Skema Sewa Alat Berat di TPA Air Sebakul: Lebih Hemat dan Efisien! Memanas! Aliansi Mahasiswa Bengkulu Mengingat Geruduk kantor DPRD: Kecam Kriminalisasi Aktivis HAM dan pukul TNI KE BARAK  Waspada! Kasus ISPA dan Penyakit Pencernaan di Kota Bengkulu Melonjak Pasca Lebaran 2026

Headline

Waspada! Maling Satroni Kandang Limun Dini Hari, 6 Tabung Gas dan Celengan Raib Digondol

badge-check


Waspada! Maling Satroni Kandang Limun Dini Hari, 6 Tabung Gas dan Celengan Raib Digondol Perbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Ketenangan warga Perumahan Griya Andika Kalimun, Kelurahan Kandang Limun, mendadak terusik. Sebuah aksi pencurian nekat terjadi di tengah lelapnya tidur warga pada Rabu dini hari, 1 April 2026. Enam buah tabung gas melon dan sebuah celengan berisi uang tunai raib digondol maling.

Aksi pelaku yang diperkirakan beroperasi sekitar pukul 03.00 WIB ini sempat terekam kamera pengawas (CCTV). Meski suasana lingkungan sedang sepi, pelaku dengan berani membobol warung milik warga dengan cara mencongkel pintu.

Kronologi Kejadian: Korban Baru Sadar Saat Subuh

Korban pencurian, Rustandi (55), menuturkan bahwa dirinya sama sekali tidak mendengar suara mencurigakan saat pelaku beraksi. Ia baru menyadari warungnya telah dibobol saat hendak memulai aktivitas di pagi hari.

“Sekitar jam setengah tiga atau jam tiga dini hari itu pelaku masuk. Saya baru tahu pagi harinya sekitar jam 05.30 WIB. Pas bangun, pintu warung sudah terbuka lebar dan barang-barang di dalamnya sudah hilang,” ujar Rustandi saat dikonfirmasi, Jumat (3/4/2026).

Akibat kejadian ini, Rustandi harus merelakan 6 tabung gas ukuran 3 kg dan satu unit celengan berisi uang sekitar Rp200 ribu. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1,2 juta.

Bukan Satu-satunya Korban

Ternyata, pada malam yang sama, aksi kriminalitas tidak hanya menyasar kediaman Rustandi. Diketahui ada warga lain di lingkungan yang sama juga kehilangan barang berharga berupa burung peliharaan.

“Malam itu ada dua rumah yang kena. Satunya kehilangan burung. Padahal sebelumnya daerah sini cukup aman dan belum pernah ada kejadian seperti ini,” tambahnya.

Rekaman CCTV Kurang Jelas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Meskipun area tersebut terpantau kamera CCTV, upaya identifikasi pelaku sedikit terkendala. Gambar yang dihasilkan pada saat kejadian kurang tajam, sehingga wajah maupun ciri spesifik pelaku belum bisa dipastikan secara detail.

Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Muara Bangkahulu, AKP Muhammad Taslim, menegaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban dan sedang melakukan pendalaman.

“Laporan sudah kami terima. Anggota sudah bergerak untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas pelaku,” tegas AKP Muhammad Taslim.

Kasus ini menjadi pengingat bagi warga Kota Bengkulu, khususnya di wilayah Muara Bangkahulu, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan memastikan keamanan pintu serta jendela rumah, terutama pada jam-jam rawan dini hari.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada ‘Gozila El Nino’! BMKG Prediksi Kemarau Panjang di Bengkulu Hingga Juni 2026

3 April 2026 - 18:59 WIB

Tragedi Berdarah di Taman Simpang Kandis: Pemuda Asal Seluma Tewas Ditusuk Keris, 3 Pelaku Diringkus Polisi

3 April 2026 - 18:54 WIB

Atasi Penumpukan Sampah, DLH Kota Bengkulu Pilih Skema Sewa Alat Berat di TPA Air Sebakul: Lebih Hemat dan Efisien!

2 April 2026 - 21:25 WIB

Memanas! Aliansi Mahasiswa Bengkulu Mengingat Geruduk kantor DPRD: Kecam Kriminalisasi Aktivis HAM dan pukul TNI KE BARAK 

2 April 2026 - 21:17 WIB

Waspada! Kasus ISPA dan Penyakit Pencernaan di Kota Bengkulu Melonjak Pasca Lebaran 2026

2 April 2026 - 21:14 WIB

Trending di Headline