Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Headline

Memanas! Aliansi Mahasiswa Bengkulu Mengingat Geruduk kantor DPRD: Kecam Kriminalisasi Aktivis HAM dan pukul TNI KE BARAK 

badge-check

Memanas! Aliansi Mahasiswa Bengkulu Mengingat Geruduk kantor DPRD: Kecam Kriminalisasi Aktivis HAM dan pukul TNI KE BARAK Perbesar

BENGKULU, faktabengkulu.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bengkulu MENGINGAT menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Bengkulu pada Kamis siang (2/4/2026). Aksi ini merupakan buntut dari kekecewaan mendalam terhadap tindakan represif oknum aparat TNI serta perubahan regulasi yang dinilai mengancam demokrasi.

Massa yang berasal dari berbagai kampus besar—termasuk Universitas Bengkulu (UNIB), Universitas Prof. Dr. Hazairin (UNIHAZ), UIN Fatmawati Sukarno, Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), dan Poltekkes Kemenkes Bengkulu—mulai memadati area gedung wakil rakyat sejak pukul 14.00 WIB.

Tuntutan Keadilan untuk Andrie Yunus

Aksi ini merupakan eskalasi dari gerakan simbolik yang sebelumnya digelar di depan Korem Bengkulu pada Rabu sore. Fokus utama massa adalah menuntut keadilan bagi Andrie Yunus, seorang aktivis HAM yang menjadi korban tindakan kriminal oleh oknum TNI.

Gubernur BEM FISIP UNIB 2026, Novanzah, dalam orasinya di atas mobil komando menegaskan bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam melihat kesewenang-wenangan yang menimpa pegiat kemanusiaan.

“Semakin ditekan, kami akan semakin melawan! Ini bukan hanya soal Andrie, tapi soal ancaman nyata bagi keselamatan rakyat sipil,” seru Novanzah di tengah riuhnya massa aksi.

Tolak Dominasi TNI di Ranah Sipil

Selain menuntut pengusutan kasus kekerasan, Aliansi Mahasiswa Bengkulu juga mendesak DPRD Provinsi Bengkulu untuk mengirimkan aspirasi penolakan terhadap Undang-Undang (UU) TNI ke pemerintah pusat. Mahasiswa menilai draf perubahan UU tersebut berpotensi mengembalikan dwi-fungsi TNI dan memperluas keterlibatan militer dalam ranah sipil yang seharusnya bersifat demokratis.

“Kami menuntut penegakan hukum yang transparan. Kami mengecam segala bentuk kebijakan yang mengancam nyawa rakyat dan mencederai semangat reformasi,” tambah Novanzah.

Ricuh: Saling Dorong dan Dugaan Pemukulan

Pantauan di lapangan, situasi sempat memanas saat massa mencoba mendekati pintu masuk Gedung DPRD. Aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian tidak terhindarkan.

Suasana semakin mencekam ketika terjadi pemukulan oleh oknum polisi terhadap peserta aksi. Insiden ini sontak memicu amarah massa yang membuat situasi di lokasi sempat tidak terkendali sebelum akhirnya koordinator lapangan mencoba menenangkan situasi.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Wujud Nyata Kepedulian Pemkot Bengkulu: Salurkan Bantuan untuk Bayi Prematur di Bentiring

25 Sep 2026 - 20:35 WIB

Wujud Nyata Kepedulian Pemkot Bengkulu: Salurkan Bantuan untuk Bayi Prematur di Bentiring

Bangkit dari Puing Musibah: Sinergi Pemprov dan Pemkot Bengkulu Wujudkan Hunian Baru untuk Warga Pengantungan  

25 Sep 2026 - 20:32 WIB

Bangkit dari Puing Musibah: Sinergi Pemprov dan Pemkot Bengkulu Wujudkan Hunian Baru untuk Warga Pengantungan   

Tangis Haru di Tanah Patah: Rumah Hangus Terbakar, Pasutri Ini Akhirnya Terima Kunci Bedah Rumah Baru

25 Sep 2026 - 20:26 WIB

Tangis Haru di Tanah Patah: Rumah Hangus Terbakar, Pasutri Ini Akhirnya Terima Kunci Bedah Rumah Baru

Demo Hari Tani di Kantor Gubernur Bengkulu Ricuh, Aliansi Rakyat Bersatu Sodorkan 8 Tuntutan Krusial

24 Sep 2026 - 22:45 WIB

Demo Hari Tani di Kantor Gubernur Bengkulu Ricuh, Aliansi Rakyat Bersatu Sodorkan 8 Tuntutan Krusial

Pemkot Jangkau Solusi APBD 2026, Penjelasan Tegas Gedung Mess Pemda Terjawab di Bumi Merah Putih

24 Sep 2026 - 17:57 WIB

Pemkot Jangkau Solusi APBD 2026, Penjelasan Tegas Gedung Mess Pemda Terjawab di Bumi Merah Putih
Trending di Headline