SELUMA, FAKTABENGKULU.COM – Kabar gembira menyelimuti warga Desa Simpang, Kecamatan Seluma Utara. Penantian panjang akan infrastruktur penyeberangan yang layak mulai menemui titik terang. Hal ini menyusul terbitnya surat undangan resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu terkait agenda Serah Terima Lapangan (STL) Paket Pembangunan Jembatan Gantung Desa Simpang.
Berdasarkan dokumen resmi dengan nomor surat PS0102/T/Bpjn6.7.2/2026/360 yang diterbitkan pada 30 April 2026, agenda serah terima lapangan dijadwalkan akan dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026 mendatang. Langkah ini merupakan tindak lanjut nyata setelah diterbitkannya Surat Pesanan (Kontrak) untuk proyek jembatan gantung tersebut.
Menanggapi progres signifikan ini, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Seluma, Hendri Satrio, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak-pihak terkait yang telah bekerja keras merealisasikan aspirasi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala BPJN Bengkulu atas perhatian dan respon cepatnya. Ini adalah sinyal positif yang sudah sangat dinantikan oleh warga Desa Simpang,” ujar Hendri Satrio saat dihubungi redaksi.
Tak hanya kepada BPJN, Hendri juga menekankan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kerja kolektif dan sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Seluma. Ia mengapresiasi kegigihan Bupati Seluma, Kepala Dinas PU beserta Kabid Bina Marga, Camat Seluma Utara, hingga Kepala Desa Simpang dalam memperjuangkan proyek ini.
“Tentu kita sangat mengapresiasi perjuangan Bupati, Kadis PU, Camat, hingga Kades yang tak henti-hentinya berkoordinasi. Ini adalah bukti bahwa jika kita bersatu dan berjuang bersama, kepentingan masyarakat akan terakomodasi dengan baik,” tambahnya.
Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi mobilitas warga, terutama dalam mengangkut hasil bumi dan akses sosial ekonomi lainnya. Hendri berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti.
“Harapan kami, pembangunan ini benar-benar terealisasi penuh di tahun 2026 ini agar segera bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Kami akan terus mengawal proses ini hingga tuntas,” pungkasnya.
(ABD)













