Menu

Mode Gelap
Kunjungan Kerja Pemkot Lubuk Linggau ke Bengkulu: Lirik Program Jaminan Sosial dan Optimalisasi ZIS Sidak Puskesmas, Wawali Kota Bengkulu Tekankan Pentingnya Disiplin Nakes dan Optimalisasi Faskes Pemprov Bengkulu Siapkan Program Bantu Rakyat, BPBD Kebut Pemetaan Wilayah Rawan Kekeringan Reses Ketua Komisi I DPRD Seluma Hendri Satrio di Talang Saling: Serap Aspirasi Krisis Air Bersih hingga Toilet Sekolah   Sinergi Nyata, DPD REI Bengkulu Wujudkan Mimpi Warga Lewat Program Bedah Rumah  Aksi Sigap Damkar Kota Bengkulu: Dari Padamkan Api, Rawat Taman, hingga Selesaikan Berbagai “Masalah” Warga

Headline

Sidak Puskesmas, Wawali Kota Bengkulu Tekankan Pentingnya Disiplin Nakes dan Optimalisasi Faskes

badge-check

Sidak Puskesmas, Wawali Kota Bengkulu Tekankan Pentingnya Disiplin Nakes dan Optimalisasi Faskes Perbesar

FAKTABENGKULU. COM, BENGKULU — Wakil Walikota Bengkulu, Ronny PL Tobing, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah Kota Bengkulu, termasuk Puskesmas Kampung Bali dan Puskesmas Lingkar Barat. Langkah strategis ini diambil guna memastikan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) berjalan secara optimal, ketersediaan obat-obatan terjamin, serta masyarakat mendapatkan penanganan medis yang prima di Bumi Merah Putih.

​Dalam peninjauannya, Wawali mengimbau seluruh masyarakat untuk memaksimalkan fasilitas di FKTP dalam penanganan penyakit ringan dan non-darurat. Hal ini dinilai penting guna mencegah terjadinya penumpukan pasien di rumah sakit rujukan utama.

Tinjau Gedung Baru dan Berikan Arahan Tegas

​Kepala Puskesmas Kampung Bali, dr. Een Endang Sari, mengungkapkan bahwa kunjungan Wawali kali ini sekaligus untuk meninjau langsung gedung baru serta mengecek ketersediaan sarana penunjang medis yang ada. Dalam kesempatan tersebut, Wawali memberikan arahan tegas mengenai peningkatan kualitas pelayanan dan kedisiplinan para tenaga kesehatan (nakes).

​”Beliau keliling Puskesmas, melihat pelayanan, dan menanyakan ketersediaan alat-alat kesehatan. Karena Puskesmas Kampung Bali ini salah satu yang fasilitasnya sudah sangat bagus,” ujar dr. Een.

​Selain peninjauan fisik bangunan dan fasilitas, Wawali juga menekankan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Puskesmas.

​”Intinya tingkatkan disiplin sebagai ASN, dan PPPK juga dievaluasi kedisiplinannya. Kalau memang tidak disiplin, bakal dapat teguran. Beliau minta pelayanan benar-benar ramah, melayani dengan senyum, dan jangan sampai ada kejadian menolak pasien,” tambah dr. Een.

Atasi Penumpukan Pasien Lewat Alur Rujukan Berjenjang

​Sidak yang dilakukan Wawali juga menyoroti isu krusial terkait lonjakan pasien di rumah sakit akibat ketidaktahuan masyarakat mengenai alur rujukan berjenjang. Penyakit dengan kategori ringan, seperti infeksi virus campak, berdasarkan aturan BPJS Kesehatan sebenarnya dapat ditangani tuntas langsung di tingkat Puskesmas tanpa harus mendatangi rumah sakit.

​”Masyarakat kebanyakan maunya langsung ketemu dokter spesialis, tidak puas kalau hanya di Puskesmas. Padahal ada batasan kriteria dari BPJS yang bisa diselesaikan di sini,” jelas dr. Een.

​Terkait operasional penanganan darurat, Puskesmas Kampung Bali telah menyiagakan layanan IGD selama 24 jam dengan sistem piket tenaga medis. Meski demikian, fasilitas rawat inap ditiadakan mengingat jarak lokasi yang relatif dekat dengan rumah sakit rujukan utama.

​”Untuk rawat inap kita tidak ada, tetapi ada IGD 24 jam dengan nakes yang standby untuk keadaan darurat. Untuk kasus ringan sampai persalinan normal masih bisa ditangani di sini. Kecuali kasus gawat darurat seperti serangan jantung, pasti langsung kita rujuk,” paparnya.

Kesiapan Logistik Medis di Puskesmas Lingkar Barat

​Secara terpisah, Kepala Puskesmas Lingkar Barat, Yessy Sulastri, menyampaikan bahwa peninjauan Wawali di wilayah kerjanya turut berfokus pada kesiapan logistik medis serta keramahan petugas dalam melayani masyarakat.

​”Terkait kunjungan Pak Wawali hari ini mengenai pelayanan dan ketersediaan obat-obatan di Puskesmas, Alhamdulillah semua masyarakat terlayani dengan baik dan pasokan obat-obatan dalam kondisi aman,” ungkap Yessy.

​Melalui rangkaian sidak ini, Pemerintah Kota Bengkulu menaruh harapan besar agar tingkat kepercayaan masyarakat terhadap FKTP di Bumi Merah Putih semakin meningkat. Dengan demikian, beban di rumah sakit rujukan dapat berkurang dan alur pelayanan kesehatan berjenjang dapat berjalan secara efektif serta efisien.

​(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kunjungan Kerja Pemkot Lubuk Linggau ke Bengkulu: Lirik Program Jaminan Sosial dan Optimalisasi ZIS

3 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Pemprov Bengkulu Siapkan Program Bantu Rakyat, BPBD Kebut Pemetaan Wilayah Rawan Kekeringan

3 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Reses Ketua Komisi I DPRD Seluma Hendri Satrio di Talang Saling: Serap Aspirasi Krisis Air Bersih hingga Toilet Sekolah  

2 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Sinergi Nyata, DPD REI Bengkulu Wujudkan Mimpi Warga Lewat Program Bedah Rumah 

30 Juli 2026 - 19:07 WIB

Aksi Sigap Damkar Kota Bengkulu: Dari Padamkan Api, Rawat Taman, hingga Selesaikan Berbagai “Masalah” Warga

30 Juli 2026 - 19:03 WIB

Trending di Headline