KEPAHIANG, FaktaBengkulu.com – Memasuki awal bulan suci Ramadan 1447 H, Polres Kepahiang terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui aksi religi dan sosial. Pada Sabtu pagi (7/3/2026), Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Al-Muttaqin, Desa Suro Lembak, Kecamatan Ujan Mas.
Tak hanya sekadar menunaikan kewajiban ibadah, momentum ini dimanfaatkan korps Bhayangkara untuk menyapa warga sekaligus menyalurkan bantuan paket pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pererat Silaturahmi Lewat Ibadah Bersama
Kegiatan yang dimulai pukul 05.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Kepahiang, termasuk Kabag SDM, Kabag Logistik, Kasat Lantas, hingga Kapolsek Ujan Mas. Hadir pula perwakilan Pemerintah Daerah melalui Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang serta perangkat desa setempat.
Dalam sambutannya di hadapan jemaah, AKBP Yuriko Fernanda menekankan bahwa program Suling adalah jembatan untuk meruntuhkan sekat antara kepolisian dan masyarakat.
“Momentum Ramadan ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat hubungan spiritual kepada Sang Pencipta, sekaligus hubungan sosial antar sesama. Kami ingin memastikan situasi Kamtibmas di Kepahiang tetap aman, nyaman, dan kondusif selama bulan puasa,” ujar Kapolres.
Sentuhan Sosial: Penyaluran Beras SPHP
Usai melaksanakan salat berjamaah, suasana masjid tampak penuh keakraban saat Kapolres menyerahkan bantuan sosial berupa beras SPHP kemasan 5 Kg. Bantuan ini ditujukan khusus kepada warga kurang mampu yang mayoritas berprofesi sebagai petani.
Beberapa penerima manfaat, di antaranya Ibu Damrah (45), Lesti (41), dan Bapak Sudarmanto (33), tampak haru menerima bantuan tersebut. Aksi nyata ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban dapur warga di tengah fluktuasi harga pangan saat Ramadan.
Kegiatan di Desa Suro Lembak ini merupakan bagian dari rangkaian agenda besar Polres Kepahiang selama Maret 2026. Selain Subuh Keliling, Polres Kepahiang juga diketahui aktif melakukan pengamanan titik-titik rawan, pengaturan lalu lintas saat jam ngabuburit, hingga pembagian takjil gratis.
Melalui pendekatan humanis seperti ini, Polres Kepahiang berharap kepercayaan masyarakat semakin meningkat, sehingga kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan dapat berjalan secara organik tanpa paksaan.
(ABD)













