Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Headline

Sakit Hati Sering Ditolak Berhubungan Badan dan Dihina Miskin, Pemuda di Lebong Tega Habisi Istri yang Sedang Hamil

badge-check

Sakit Hati Sering Ditolak Berhubungan Badan dan Dihina Miskin, Pemuda di Lebong Tega Habisi Istri yang Sedang HamilPerbesar

LEBONG, FAKTABENGKULU.COM – Misteri kematian tragis Aulia Zakrike (18), seorang ibu muda asal Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, akhirnya terkuak. Satreskrim Polres Lebong berhasil mengungkap motif mengerikan di balik aksi keji yang dilakukan oleh suaminya sendiri, OY (23).

Ironisnya, tersangka OY ditangkap tanpa perlawanan saat dirinya tengah duduk bersimpuh mengikuti acara takziah di rumah mertuanya sendiri—lokasi di mana keluarga sedang meratapi kepergian korban yang tengah mengandung (hamil muda).

Motif: Ekonomi dan Penolakan Nafkah Batin

Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani melalui Kasat Reskrim AKP Darmawel Saleh mengungkapkan bahwa tersangka nekat menghabisi nyawa sang istri karena akumulasi rasa sakit hati yang mendalam. Berdasarkan hasil pemeriksaan, cekcok rumah tangga pasangan muda ini sudah sering terjadi.

Ada dua poin utama yang memicu amarah tersangka hingga gelap mata:

  • Hinaan Masalah Ekonomi: Korban disebut sering melontarkan ucapan yang menyinggung kondisi ekonomi keluarga dan orang tua tersangka.
  • Penolakan Berhubungan Badan: Tersangka mengaku kerap merasa kesal karena korban sering menolak saat diajak melakukan hubungan suami istri.

“Tersangka merasa tersinggung dengan ucapan korban, terutama saat menyinggung masalah ekonomi orang tuanya. Selain itu, ada pengakuan bahwa korban sering menolak berhubungan badan,” jelas AKP Darmawel, Minggu (8/2/2026).

Drama penangkapan OY tergolong dramatis namun tenang. Polisi yang sudah mengantongi bukti-bukti kuat bergerak menuju rumah duka. Saat warga dan kerabat berkumpul mendoakan almarhumah, polisi langsung mengamankan OY untuk dibawa ke Mapolres Lebong guna penyelidikan lebih lanjut.

“Benar, kami amankan tersangka saat dia berada di rumah mertuanya sedang takziah,” tambah Kasat Reskrim.

Saat ini, penyidik masih mendalami apakah ada unsur perencanaan (pembunuhan berencana) dalam kasus ini. Mengingat korban dalam kondisi hamil, tersangka terancam dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Kasus ini menjadi duka mendalam bagi warga Lebong, sekaligus pengingat pahit tentang rentannya konflik rumah tangga berujung maut. Saat ini, OY telah resmi mengenakan baju tahanan dan mendekam di sel Mapolres Lebong untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata Sabet Penghargaan Parasamya Karya Kencana 2026, Terbaik II Nasional Regional III

5 Nov 2026 - 17:44 WIB

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata Sabet Penghargaan Parasamya Karya Kencana 2026, Terbaik II Nasional Regional III

Pemkot Bengkulu Genjot Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Fokus Potong Bebban Hidup dan Naikkan Pendapatan Warga

5 Nov 2026 - 17:41 WIB

Pemkot Bengkulu Genjot Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Fokus Potong Bebban Hidup dan Naikkan Pendapatan Warga

Pemkot Bengkulu Kembali Unjuk Gigi di Ajang Nasional IGA 2026, Optimis Rebut Prestasi Terbaik

5 Nov 2026 - 17:38 WIB

Pemkot Bengkulu Kembali Unjuk Gigi di Ajang Nasional IGA 2026, Optimis Rebut Prestasi Terbaik

Mahasiswa Bengkulu Geruduk DPRD: Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Serukan Mosi Tidak Percaya  

5 Nov 2026 - 07:49 WIB

Mahasiswa Bengkulu Geruduk DPRD: Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Serukan Mosi Tidak Percaya   

Lepas Kontingen POPDA 2026, Walikota Dedy Wahyudi Bakar Semangat Atlet Muda Bumi Merah Putih

4 Nov 2026 - 19:17 WIB

Lepas Kontingen POPDA 2026, Walikota Dedy Wahyudi Bakar Semangat Atlet Muda Bumi Merah Putih
Trending di Headline