FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu bergerak cepat memulihkan infrastruktur pendidikan yang terdampak musibah. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi resmi memimpin rapat koordinasi awal sekaligus melakukan penentuan Titik 0 pembangunan fisik revitalisasi SMPN 19 Kota Bengkulu di Kelurahan Padang Serai, Kamis (10/9/2026).
Langkah strategis ini menandai dimulainya babak baru perbaikan fasilitas belajar setelah insiden kebakaran pada Jumat siang, 24 Juli 2026 lalu, yang melalap habis tujuh ruang kelas dan satu unit gudang sekolah.
Dalam arahannya di Bumi Merah Putih, Walikota Dedy menekankan pentingnya menjaga standar mutu dan ketepatan waktu pengerjaan. Ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kontraktor pelaksana, serta pengawas lapangan untuk bersinergi secara maksimal.
”Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Pembangunan gedung dan revitalisasi fasilitas SMPN 19 ini harus dikerjakan dengan standar kualitas terbaik. Tidak boleh ada ruang untuk kelalaian karena bangunan ini akan digunakan oleh anak-anak kita, penerus masa depan Kota Bengkulu,” tegas Dedy.
Usai menyelaraskan aspek teknis pengerjaan, rombongan langsung menuju lokasi untuk melaksanakan prosesi penentuan Titik 0. Seremoni ini menjadi tanda formal dimulainya konstruksi fisik secara penuh di lapangan agar siswa dapat segera kembali belajar di fasilitas yang representatif dan nyaman.
Agenda penting tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kalaksa BPBD, kepala sekolah, tokoh masyarakat setempat, serta tim teknis pengembang.
(ABD)

















