SELUMA, FaktaBengkulu.com – Jagat maya diwakili masyarakat Kabupaten Seluma sempat dihebohkan oleh video viral aksi sekelompok remaja yang diduga kuat sebagai komplotan geng motor. Pasalnya, kelompok remaja tersebut nekat berkumpul sembari memamerkan senjata tajam (sajam) di kawasan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma.
Tak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk merespons keresahan warga. Tim Opsnal Polsek Seluma yang di-back up penuh oleh Tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Seluma langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan total 17 remaja yang terlibat.
Kronologi Penangkapan: Berawal dari Video Viral
Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan, melalui Kapolsek Seluma, Iptu Erwin Sinaga, S.Sos., membenarkan adanya penangkapan massal tersebut. Menurutnya, unggahan video keresahan masyarakat di media sosial menjadi petunjuk awal (pintu masuk) bagi pihak kepolisian untuk mengendus identitas para pelaku.
“Awalnya dari video yang diunggah masyarakat di media sosial karena mereka resah dengan aksi para remaja ini,” ungkap Iptu Erwin Sinaga saat dikonfirmasi pada Selasa siang (19/5/2026).
Berbekal rekaman tersebut, polisi langsung melakukan profiling dan pelacakan lapangan. Hasilnya:
- Senin siang (18/5/2026): Petugas berhasil menciduk 2 remaja pertama yang wajahnya teridentifikasi jelas dalam video.
- Pengembangan Kasus: Dari nyanyian 2 remaja tersebut, polisi mengantongi 15 nama lainnya yang ikut tergabung dalam kelompok motor bermasalah ini.
- Penangkapan Bertahap: Bergerak dari rumah ke rumah, tim gabungan akhirnya berhasil mengamankan ke-15 remaja sisa tanpa perlawanan berarti di kediaman mereka masing-masing.
Langkah Pembinaan: Panggil Orang Tua dan Gandeng Kapolres
Saat ini, ke-17 remaja tersebut masih mendekam di Mapolsek Seluma guna menjalani pemeriksaan mendalam. Guna memberikan efek jera sekaligus memutus mata rantai kenakalan remaja ini, Polsek Seluma mengambil langkah persuasif dengan memanggil seluruh orang tua anak yang bersangkutan.
Proses pembinaan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan. Pihak kepolisian menekankan pentingnya pengawasan ketat dari lingkungan keluarga agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam lingkaran pergaulan negatif yang berujung pada tindak pidana.
“Kita lakukan pembinaan bersama orang tua agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari,” tegas Kapolsek.
Polisi Imbau Warga Manfaatkan Call Centre 110
Mengantisipasi adanya riak-riak geng motor susulan, Iptu Erwin Sinaga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Seluma untuk tetap waspada dan tidak segan melapor ke polisi jika melihat pergerakan pemuda yang mencurigakan.
“Silakan hubungi Call Centre 110 jika melihat atau mengetahui ada aksi yang mengganggu Kamtibmas. Layanan ini aktif 24 jam dan gratis,” pungkasnya.
(ABD)













