BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengambil langkah taktis untuk meningkatkan fasilitas infrastruktur di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu, pemerintah tengah mematangkan rencana pemasangan lampu penerangan di kawasan tersebut guna menjamin keamanan aktivitas pembuangan sampah di malam hari.
Langkah ini diambil merespons langsung aspirasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu yang menyoroti minimnya visibilitas dan pencahayaan di area TPA saat matahari terbenam.
Kepala Dishub Kota Bengkulu, Toni Hastri Putra, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima atensi khusus tersebut. Penataan lampu ini diharapkan mampu memaksimalkan kinerja armada pengangkut sampah tanpa perlu khawatir dengan risiko keamanan akibat kondisi gelap gulita.
“Kami mendapat atensi dari DLH Kota Bengkulu untuk segera melakukan penataan lampu penerangan. Ini penting agar aktivitas di lokasi persampahan bisa berjalan lebih aman dan maksimal, mengingat selama ini areanya memang masih minim penerangan di malam hari,” ujar Toni, Selasa (19/5/2026).
Gunakan Lampu Sorot 200 Watt dan Sasar Jalur Utama
Sebagai bentuk keseriusan, tim Dishub Kota Bengkulu telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei pemetaan. Proses ini dilakukan bersama DLH guna menentukan titik ideal pemasangan tiang dan lampu agar cakupan cahayanya optimal.
Rencananya, Dishub akan memasang lampu sorot bertenaga besar agar area bongkar muat sampah dapat terlihat dengan jelas oleh para sopir armada.
“Jika tidak ada kendala, kami akan memasang lampu sorot berkapasitas sekitar 200 watt. Target utamanya adalah seluruh area TPA, khususnya titik aktivitas bongkar muat, bisa terang benderang sehingga memudahkan operasional kendaraan,” tambah Toni.
Fokus pada Akses Jalan Menuju TPA
Tidak hanya area dalam TPA, Pemkot Bengkulu juga melirik akses jalan utama yang menuju ke lokasi pembuangan. Rencana pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) tambahan di sepanjang jalur tertentu kini sedang dipertimbangkan demi keselamatan berkendara para petugas kebersihan.
Mengenai jumlah unit yang akan dipasang, Toni menyebutkan angka pastinya masih akan menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan riil di lapangan setelah hasil survei rampung dievaluasi.
Dengan adanya modernisasi pencahayaan ini, mobilitas truk sampah di Kota Bengkulu diharapkan menjadi lebih fleksibel, cepat, dan yang terpenting, keselamatan para pekerja di garda terdepan kebersihan lingkungan dapat lebih terjamin.
(ABD)













