Menu

Mode Gelap
Tragis! Siswi SD di Lebong Dibacok Tetangga Sendiri, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa Respons Cepat Video Viral Gangster, Satpol PP Kota Bengkulu Perketat Patroli “Jaga Kota” Bahayakan Pengendara, Dinas PUPR Mukomuko Desak Perbaikan Cepat Jalan Nasional di Bandar Ratu Kilas Balik Kepemimpinan Joko Widodo dalam Dua Perspektif Klasik: Niccolò Machiavelli dan Ralf Dahrendorf Operasi SAR Pantai Harapan Berakhir Duka: Remaja yang Hilang Terseret Ombak Ditemukan Meninggal Dunia Polisi Bongkar Penimbunan 1.500 Dus MinyaKita di Bengkulu Tengah, Ada Indikasi Volume Ilegal dan Barcode Palsu!

Headline

Polisi Bongkar Penimbunan 1.500 Dus MinyaKita di Bengkulu Tengah, Ada Indikasi Volume Ilegal dan Barcode Palsu!

badge-check


Polisi Bongkar Penimbunan 1.500 Dus MinyaKita di Bengkulu Tengah, Ada Indikasi Volume Ilegal dan Barcode Palsu! Perbesar

BENGKULU TENGAH, FAKTABENGKULU.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkulu Tengah berhasil mengungkap praktik dugaan penimbunan dan peredaran minyak goreng subsidi merek MinyaKita yang tidak sesuai aturan. Dalam operasi tersebut, polisi menyita ribuan dus barang bukti dan mengamankan tiga orang terduga pelaku.

Penggerebekan ini dilakukan oleh tim Tipidter di Desa Air Sebakul, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, pada Jumat (1/5/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Kronologi Penangkapan dan Barang Bukti

Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo, melalui Kasat Reskrim AKP Susilo mengungkapkan bahwa penindakan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas bongkar muat minyak goreng dalam skala besar di lokasi tersebut.

“Saat tim tiba di lokasi, kami menemukan satu unit truk yang sedang membongkar minyak goreng kemasan dus. Sebanyak 1.500 dus MinyaKita dan satu unit truk langsung kami amankan ke Mapolres,” ujar AKP Susilo kepada awak media, Sabtu (2/5/2026).

Tiga orang pria yang berada di lokasi kejadian turut diamankan untuk pemeriksaan intensif, yakni:

  • H.R (37)
  • R.W (26)
  • R.W (35)

Ketiganya diduga memiliki peran berbeda, mulai dari sopir, kernet, hingga perantara ekspedisi yang mengatur jalur distribusi.

Temuan Mengejutkan: Volume Kurang dan Barcode BPOM Palsu

Kasus ini tidak hanya sebatas dugaan penimbunan. Pihak kepolisian menemukan indikasi kecurangan yang merugikan konsumen secara langsung. Berdasarkan pemeriksaan awal, ditemukan ketidaksesuaian pada kemasan MinyaKita tersebut.

“Ada indikasi kekurangan volume isi minyak di dalam kemasan. Selain itu, barcode BPOM yang tertera setelah dicek ternyata milik produk lain. Ini sangat serius dan sedang kami dalami lebih lanjut,” tegas Kanit Tipidter, Ipda Iven Afrizon.

Rencananya, minyak goreng subsidi ini akan dipasarkan di wilayah Bengkulu dan sebagian besar diduga akan dikirim ke luar daerah, yakni hingga ke wilayah Bandung, Jawa Barat.

Terancam Pidana Perlindungan Konsumen dan Pangan

Polres Bengkulu Tengah memastikan akan mengusut tuntas siapa pemilik sebenarnya di balik ribuan dus minyak goreng tersebut. Para pelaku kini terancam jeratan hukum berlapis guna memberikan efek jera.

Para tersangka dijerat dengan:

  • UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (Pasal 62 juncto Pasal 8).
  • UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan (Pasal 144 juncto Pasal 100).

Saat ini, ketiga terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan maraton di Polres Bengkulu Tengah. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemukan peredaran minyak goreng subsidi dengan harga atau fisik kemasan yang mencurigakan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tragis! Siswi SD di Lebong Dibacok Tetangga Sendiri, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

3 Mei 2026 - 19:50 WIB

Respons Cepat Video Viral Gangster, Satpol PP Kota Bengkulu Perketat Patroli “Jaga Kota”

3 Mei 2026 - 19:48 WIB

Bahayakan Pengendara, Dinas PUPR Mukomuko Desak Perbaikan Cepat Jalan Nasional di Bandar Ratu

3 Mei 2026 - 19:46 WIB

Kilas Balik Kepemimpinan Joko Widodo dalam Dua Perspektif Klasik: Niccolò Machiavelli dan Ralf Dahrendorf

2 Mei 2026 - 19:35 WIB

Operasi SAR Pantai Harapan Berakhir Duka: Remaja yang Hilang Terseret Ombak Ditemukan Meninggal Dunia

2 Mei 2026 - 19:25 WIB

Trending di Headline