Bengkulu – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu mematangkan kesiapan jelang pelaksanaan Operasi Pekat Nala Tahun 2025 melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) pada Kamis, 27 November 2025. Bertempat di Aula Rupattama Awaloedin Djamin Polda Bengkulu, kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi ajang koordinasi intensif bagi seluruh personel dan instansi terkait.
Latpraops tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama, termasuk Kabagwasidik Ditreskrimum Polda Bengkulu, Kasubbagrenmin Roops Polda Bengkulu, serta perwakilan dari Kabid Tibum Satpol PP Provinsi Bengkulu, bersama seluruh personel lintas satuan yang akan terlibat.
Dalam arahannya, Kabagwasidik Ditreskrimum, Yuli Kurniawan, S.I.K., menekankan pergeseran fokus dalam operasi tahun ini. Ia menegaskan bahwa pendekatan preventif dan preemtif akan menjadi ujung tombak utama dalam pelaksanaan Operasi Pekat Nala 2025.
Operasi Pekat Nala 2025 sendiri dijadwalkan akan bergulir selama dua pekan penuh, yakni mulai 1 hingga 15 Desember 2025.
Sasaran utama operasi ini sangat komprehensif, meliputi pemberantasan delapan bentuk Penyakit Masyarakat (Pekat), di antaranya :
- Minuman Keras (Miras)
- Narkotika
- Perjudian
- Asusila
- Premanisme
- Petasan dan Kembang Api
- Pornografi
- Pelanggaran lainnya
Lebih lanjut, Kabagwasidik menambahkan, operasi ini juga memiliki misi strategis untuk mengantisipasi praktik penimbunan bahan kebutuhan pokok (Sembako) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap terjadi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Usai sesi pembukaan, kegiatan Latpraops dilanjutkan dengan paparan strategis dari berbagai satuan kerja yang terlibat, termasuk Ditreskrimum, Satpol PP, Dit Intelkam, Ditsamapta, dan Biro Ops. Sesi pemantapan strategi di lapangan ini bertujuan memastikan semua pihak memiliki kesamaan visi dan langkah operasional. Seluruh rangkaian kegiatan persiapan ini dilaporkan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.
(ABD)












