Menu

Otomatis
Breaking News

Headline

Optimalisasi Literasi dan Pelestarian Bahasa Daerah: Langkah Strategis Balai Bahasa Provinsi Bengkulu Hadirkan Bahan Bacaan Bermutu

badge-check

Optimalisasi Literasi dan Pelestarian Bahasa Daerah: Langkah Strategis Balai Bahasa Provinsi Bengkulu Hadirkan Bahan Bacaan BermutuPerbesar

FAKTABENGKULU.COM, KOTA BENGKULU — Komitmen dalam menggenjot Indeks Literasi Nasional serta menjaga warisan budaya lisan terus diwujudkan secara nyata. Balai Bahasa Provinsi Bengkulu mengambil langkah progresif melalui penguatan literasi masyarakat yang berfokus pada penyediaan bahan bacaan bermutu serta pelestarian bahasa-bahasa lokal yang ada di Bumi Merah Putih.

​Upaya strategis ini tidak hanya menyasar sektor pendidikan formal, tetapi juga menggandeng berbagai elemen masyarakat, komunitas penggerak literasi, hingga para pegiat seni dan sastra. Langkah kolaboratif tersebut dinilai krusial untuk memastikan ketersediaan akses bacaan yang berkualitas, khususnya bagi anak-anak usia dini di berbagai penjuru wilayah Bumi Merah Putih.

​Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan bacaan yang bermutu merupakan fondasi utama dalam menumbuhkan minat baca masyarakat sejak dini. Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta para pemangku kepentingan, pihaknya terus mendorong distribusi buku-buku berkualitas sekaligus optimalisasi ruang-ruang literasi.

​Selain penguatan budaya membaca, pelestarian bahasa ibu atau bahasa daerah turut menjadi pilar penting dalam program kerja yang dijalankan. Ragam bahasa daerah yang menjadi identitas kultural di Bumi Merah Putih seperti bahasa Rejang, bahasa Enggano, hingga bahasa lokal lainnya mendapatkan perhatian khusus agar tetap lestari di tengah arus modernisasi. Pendekatan ini dilakukan melalui inventarisasi kosakata, penerbitan buku cerita anak dwibahasa, serta pelibatan aktif komunitas lokal dalam merawat eksistensi bahasa daerah.

​Melalui gerakan masif ini, Balai Bahasa Provinsi Bengkulu optimis budaya literasi di Bumi Merah Putih akan semakin inklusif, adaptif, dan berakar kuat pada nilai-nilai kearifan lokal.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Penutupan KPMD 2026, Kabag TU Kanwil Kemenag Bengkulu: Kobarkan Semangat Pramuka Madrasah di Bumi Merah Putih

6 Sep 2026 - 19:51 WIB

Penutupan KPMD 2026, Kabag TU Kanwil Kemenag Bengkulu: Kobarkan Semangat Pramuka Madrasah di Bumi Merah Putih

Terhimpit Kebutuhan Hidup, Pemuda Binduriang Curi 30 Kg Kopi Berakhir Damai di Bumi Merah Putih

6 Sep 2026 - 19:45 WIB

Terhimpit Kebutuhan Hidup, Pemuda Binduriang Curi 30 Kg Kopi Berakhir Damai di Bumi Merah Putih

Lapas Curup Sigap Gelar Simulasi Kebakaran, Latih Warga Binaan Jinakkan Api Sejak Dini

5 Sep 2026 - 20:22 WIB

Lapas Curup Sigap Gelar Simulasi Kebakaran, Latih Warga Binaan Jinakkan Api Sejak Dini

Geger, Pria 70 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sisi Selokan Kepahiang

5 Sep 2026 - 20:20 WIB

Geger, Pria 70 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sisi Selokan Kepahiang

Kabur ke Jurang Saat Dikejar Polisi, Buron Curanmor di Bengkulu Tengah Akhirnya Menyerahkan Diri

5 Sep 2026 - 20:15 WIB

Kabur ke Jurang Saat Dikejar Polisi, Buron Curanmor di Bengkulu Tengah Akhirnya Menyerahkan Diri
Trending di Headline