Menu

Mode Gelap
Pemkot Bengkulu Genjot Program Bedah Rumah, Targetkan Ratusan Unit RTLH di Bumi Merah Putih Tahun Depan Rangkul Anak Istimewa Kenali Budaya, Walikota Dedy Wahyudi Tutup Internalisasi Kebudayaan Inklusif di YPAC Bengkulu Gebrakan Mahasiswa KKN UNIB di Kaur: Serahkan Kajian Strategis Pengelolaan Sampah ke Pemerintah Kecamatan Tanjung Kemuning Dari Reruntuhan Musibah hingga Gerobak Rezeki: Perjalanan Tangguh Pelaku UMKM Desa Kayu Arang Menciptakan Peluang di Tanah Sendiri Pemkot Bengkulu Perkuat Komitmen Pelayanan Publik, Ronny P.L. Tobing Hadiri Entry Meeting Ombudsman RI Pemkot Bengkulu Perkuat Layanan Kesehatan, Warga Diingatkan Cek Status Keaktifan JKN

Headline

Mukomuko Butuh 41 Dapur Makan Bergizi Gratis, Saat Ini Baru Tersedia 7 Unit

badge-check

Mukomuko Butuh 41 Dapur Makan Bergizi Gratis, Saat Ini Baru Tersedia 7 Unit Perbesar

MUKOMUKO, FAKTABENGKULU.COM – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mukomuko masih menghadapi tantangan besar dalam hal infrastruktur pendukung. Hingga Februari 2026, tercatat baru ada 7 unit dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi, padahal kebutuhan ideal untuk melayani puluhan ribu penerima manfaat mencapai 41 unit.

Kesenjangan jumlah fasilitas ini membuat jangkauan program belum mampu menyentuh seluruh sasaran secara merata di wilayah “Kapuang Sakti Rantau Batuah” tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxandi Utria Dharma, S.TP., M.Ec.Dev, merincikan bahwa 7 unit dapur yang telah aktif saat ini tersebar di enam kecamatan, dengan rincian sebagai berikut:

  • Kecamatan Kota Mukomuko: 2 Unit (Termasuk SPPG Polri di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari).
  • Kecamatan Teramang Jaya: 1 Unit.
  • Kecamatan Penarik: 1 Unit.
  • Kecamatan XIV Koto: 1 Unit.
  • Kecamatan Air Manjuto: 1 Unit.
  • Kecamatan Pondok Suguh: 1 Unit.

“Saat ini ada 7 unit dapur SPPG yang aktif. Dua di antaranya dikelola oleh Polri melalui Yayasan Kemala Bhayangkari, sementara lima lainnya merupakan mitra langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN). Semuanya berstatus dapur aglomerasi atau dapur kapasitas besar,” jelas Elxandi, Minggu (22/2/2026).

Berdasarkan data dari Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Mukomuko, terdapat 20.094 jiwa yang terdaftar sebagai penerima manfaat. Kategori penerima ini mencakup kelompok prioritas seperti:

  • Pelajar sekolah.
  • Ibu hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Balita.

Dengan target 41 unit dapur, Mukomuko masih kekurangan 34 unit lagi agar distribusi makanan bergizi bisa dilakukan secara maksimal dan tepat waktu.

“Kami masih menunggu operasional dapur dari yayasan-yayasan yang sudah mengantongi SK kemitraan. Tambahan unit ini sangat krusial agar tidak ada ketimpangan layanan antar wilayah,” tambah Elxandi.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko berharap percepatan penambahan dapur MBG ini segera terealisasi. Kehadiran dapur-dapur baru ini bukan sekadar soal fisik bangunan, melainkan instrumen penting untuk mendorong kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda di Mukomuko.

Melalui pemerataan akses gizi, diharapkan angka stunting dapat ditekan secara signifikan dan produktivitas masyarakat, khususnya ibu hamil dan menyusui, dapat terjaga dengan baik.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemkot Bengkulu Genjot Program Bedah Rumah, Targetkan Ratusan Unit RTLH di Bumi Merah Putih Tahun Depan

29 Juli 2026 - 20:33 WIB

Rangkul Anak Istimewa Kenali Budaya, Walikota Dedy Wahyudi Tutup Internalisasi Kebudayaan Inklusif di YPAC Bengkulu

29 Juli 2026 - 20:27 WIB

Gebrakan Mahasiswa KKN UNIB di Kaur: Serahkan Kajian Strategis Pengelolaan Sampah ke Pemerintah Kecamatan Tanjung Kemuning

29 Juli 2026 - 20:23 WIB

Dari Reruntuhan Musibah hingga Gerobak Rezeki: Perjalanan Tangguh Pelaku UMKM Desa Kayu Arang Menciptakan Peluang di Tanah Sendiri

28 Juli 2026 - 22:03 WIB

Pemkot Bengkulu Perkuat Komitmen Pelayanan Publik, Ronny P.L. Tobing Hadiri Entry Meeting Ombudsman RI

28 Juli 2026 - 19:52 WIB

Trending di Headline