CURUP, FAKTABENGKULU.COM – Proses evakuasi seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kelurahan Air Bang, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, mendadak mencekam. Petugas dari Dinas Sosial (Dinsos) harus bertaruh risiko setelah target evakuasi mengamuk, merusak kendaraan, hingga mengancam keselamatan warga menggunakan senjata tajam dan bensin.
Peristiwa dramatis yang terjadi pada Selasa (30/6/2026) ini menimpa pria berinisial RC (35), warga Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur. Beruntung, berkat kesiapan tim gabungan, pria yang tengah mengalami kekambuhan tersebut berhasil diamankan.
Detik-Detik Evakuasi Mencekam: Rusak Motor dan Nyaris Bakar Lokasi
Kepala Dinsos Rejang Lebong, Hambali, mengungkapkan bahwa evakuasi ini dilakukan setelah adanya laporan darurat dari masyarakat setempat yang mulai resah dengan perilaku agresif RC.
Namun, saat petugas mencoba melakukan pendekatan humanis dan membujuknya untuk berobat, RC justru merespons dengan tindakan nekat.
“Saat hendak dibujuk, RC langsung mengamuk. Ia menyerang petugas menggunakan senjata dan merusak beberapa sepeda motor yang terparkir di lokasi,” ujar Hambali kepada awak media, Selasa (30/6/2026).
Situasi kian kritis ketika RC nekat menyiramkan bensin ke area sekitar dengan ancaman akan menyulut api. Tindakan berbahaya ini sempat membuat petugas dan warga yang berada di lokasi histeris dan memutar otak untuk meredam aksi nekatnya.
Dibawa ke RSKJ Soeprapto Bengkulu
Meski sempat diwarnai aksi saling kejar dan perlawanan sengit, koordinasi matang antara Dinsos dan tim pengamanan membuahkan hasil. RC akhirnya berhasil ditenangkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Setelah berhasil diamankan, pihak Dinsos langsung memberangkatkan RC ke Kota Bengkulu guna mendapatkan perawatan medis yang layak.
“Hari ini juga langsung kami evakuasi ke Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Bengkulu. RC ini memang sudah beberapa kali kami evakuasi sebelumnya, namun kondisinya memang sering mengalami kekambuhan,” imbuh Hambali.
Butuh Sinergi Lintas Sektor untuk Penanganan ODGJ Berisiko
Belajar dari insiden yang menegangkan ini, Hambali menegaskan bahwa penanganan ODGJ dengan tingkat agresivitas tinggi tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan sosial. Faktor keselamatan petugas dan lingkungan sekitar harus menjadi prioritas utama.
Oleh karena itu, Dinsos Rejang Lebong selalu menerapkan standar operasional prosedur (SOP) ketat dengan melibatkan berbagai unsur keamanan dan kesehatan.
Pihak yang Terlibat dalam Evakuasi:
- Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong
- Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat
- Aparat Kepolisian
- Tenaga Kesehatan (Nakes)
- Pemerintah Kelurahan/Kecamatan
“Kami sangat mengutamakan keselamatan semua pihak. Sinergi antara unsur keamanan, nakes, dan masyarakat sangat penting agar proses evakuasi yang berisiko tinggi seperti ini bisa berjalan aman, cepat, dan humanis,” pungkas Hambali.
(ABD)













