Menu

Mode Gelap
Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

Headline

Kronologi Runtuhnya Karier Kadinkes Bengkulu Utara: 15 Bulan, 3 Skandal, Berujung Tersangka

badge-check


Kronologi Runtuhnya Karier Kadinkes Bengkulu Utara: 15 Bulan, 3 Skandal, Berujung Tersangka Perbesar

Bengkulu Utara – Karier Anik Khasyanti (AK) sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bengkulu Utara hanya bertahan 15 bulan sejak dilantik pada 30 Agustus 2024. Masa kepemimpinannya diwarnai tiga persoalan besar yang kini bermuara pada penetapannya sebagai tersangka kasus korupsi.

AK resmi ditahan selama 20 hari di Lapas Perempuan Kota Bengkulu atas dugaan pemotongan anggaran sejumlah kegiatan Dinkes sepanjang tahun 2024. Dugaan pemotongan sistematis sebesar 3–6 persen dari anggaran kegiatan. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 514 juta.

Di bawah kepemimpinan AK, proyek strategis pembangunan laboratorium kesehatan senilai Rp 4,9 miliar berakhir gagal total. Dinas Kesehatan terpaksa mengeluarkan Surat Pemutusan Kontrak Nomor 900.4305/Sekt-UK/XII/2024 karena pembangunan tidak selesai.

Setelah AK menjabat, terjadi guncangan internal dengan mundurnya tiga Kepala Bidang (Kabid) Dinkes secara serentak. Pengunduran diri ini diduga kuat berkaitan dengan kasus pemotongan anggaran yang terjadi.

​Para Kabid yang Mundur :

  • Tri Wahyudi (Kabid Kesehatan Masyarakat)
  • Ns. Pratiwi (Kabid P2P)
  • Ida Kurnia Sari (Kabid SDK sekaligus PPTK)

​AK kini mendekam di tahanan, meninggalkan catatan buruk berupa proyek gagal, praktik pemotongan anggaran, dan mundurnya pejabat eselon di Dinkes. Publik menanti langkah Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara terkait potensi tersangka lain dan upaya pembenahan total instansi tersebut.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama

22 Maret 2026 - 18:59 WIB

Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan

22 Maret 2026 - 18:57 WIB

Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya

18 Maret 2026 - 19:42 WIB

Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

18 Maret 2026 - 19:39 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

18 Maret 2026 - 19:36 WIB

Trending di Ekonomi