FAKTABENGKULU.COM, KAUR — Jaringan infrastruktur perdesaan di Kabupaten Kaur, Bengkulu, kembali bertambah menyusul langkah cepat Kepolisian Resor (Polres) Kaur. Dalam satu hari penuh pada Sabtu, 29 Agustus 2026, Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla memimpin langsung peresmian dua unit Jembatan Merah Putih Presisi di lokasi yang berbeda.
Akselerasi pembangunan ini menggenapi total tujuh jembatan yang kini sudah tuntas dan siap dimanfaatkan secara penuh oleh masyarakat setempat.
Titik pertama peresmian dipusatkan di Desa Manau IX, Kecamatan Padang Guci Hulu. Didampingi oleh Camat Padang Guci Hulu Arbi Sairani, S.IP., Kapolsek Padang Guci Hulu Ipda Raka Yois Adkinson, S.H., M.H., CPM, kepala desa, serta warga sekitar, prosesi pemotongan pita dilakukan sebagai simbol pembukaan akses vital yang menghubungkan antardesa guna menunjang mobilitas harian warga.
Usai merampungkan agenda di Padang Guci Hulu, rombongan Kapolres melanjutkan perjalanan darat menuju Desa Sumber Harapan, Kecamatan Nasal. Di wilayah ini, perhatian khusus diberikan pada perbaikan jembatan sentra produksi pertanian yang menghubungkan Desa Persiapan Kulik Sialang dengan Desa Sumber Harapan.
Memiliki bentang sekitar 15 meter dengan lebar 3 meter, infrastruktur di Desa Sumber Harapan sebelumnya sempat dikeluhkan warga karena lantai kayunya mengalami pelapukan parah dan berlubang. Kondisi tersebut kerap membuat struktur jembatan bergoyang saat dilintasi kendaraan roda dua maupun empat.
Tanpa menunggu lama, Kapolres bersama Kapolsek Nasal AKP Kosseri, S.H., dan jajaran personel langsung turun tangan bergotong royong bersama warga menyelesaikan perbaikan tersebut.
”Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan solusi nyata atas kebutuhan dasar masyarakat. Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian warga, terutama untuk kelancaran distribusi hasil bumi menuju sentra-sentra produksi,” ujar AKBP Alam Bawono di sela-sela kegiatan.
Dengan diresmikannya dua titik baru ini, masyarakat di Bumi Merah Putih wilayah Kaur kini dapat menikmati total tujuh jembatan yang telah selesai direnovasi dan dibangun melalui program presisi kepolisian. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, memperkuat konektivitas wilayah, dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kerakyatan di tingkat perdesaan. Ke depan, Polres Kaur berkomitmen untuk terus memantau proyek infrastruktur lain yang masih berjalan agar selesai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi publik.
(ABD)

















