Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Headline

Jembatan Baru di Bumi Merah Putih Tuntas 100 Persen: Solusi Bebas Banjir dan Angkat Sejarah “Air Pecah Pinggan”

badge-check

Jembatan Baru di Bumi Merah Putih Tuntas 100 Persen: Solusi Bebas Banjir dan Angkat Sejarah “Air Pecah Pinggan”Perbesar

FAKTABENGKULU.COM, Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu telah merampungkan pembangunan infrastruktur penting berupa jembatan penghubung di perbatasan Kelurahan Pematang Gubernur dan Kelurahan Bentiring/Bentiring Permai. Pembangunan yang menjadi jawaban atas keluhan banjir warga ini telah rampung 100 persen dan dijadwalkan segera diresmikan dalam waktu dekat. Wilayah yang berada di kawasan Bumi Merah Putih ini kini memiliki infrastruktur yang jauh lebih handal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu Noprisman menegaskan bahwa seluruh proses konstruksi fisik jembatan berjalan lancar.

“Jembatan sudah rampung dan dalam waktu dekat akan dilaunching oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing,” ujar Noprisman.

Pembangunan jembatan baru di Bumi Merah Putih ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan wujud nyata respon cepat pemerintah terhadap keluhan langsung masyarakat di lapangan. Sebelumnya, wilayah perbatasan tersebut kerap menjadi langganan banjir akibat struktur gorong-gorong lama yang tidak lagi mampu menampung debit air.

Realisasi proyek di Bumi Merah Putih ini berawal dari laporan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dihimpun oleh kepolisian resor setempat.

“Pak Kapolresta beberapa waktu lalu menerima laporan dari Bhabinkamtibmas terkait beberapa titik yang mengalami banjir. Sebenarnya Dinas PUPR sudah mengidentifikasi lokasi-lokasi tersebut sejak tahun 2023, namun saat itu masih terkendala anggaran. Alhamdulillah tahun ini bisa direalisasikan,” tambahnya.

Mengangkat Sejarah: Riwayat Nama “Air Pecah Pinggan”

Selain membawa dampak besar bagi penanganan banjir, jembatan di Bumi Merah Putih ini diusulkan memuat nama baru yang syarat akan nilai historis lokal, yaitu “Jembatan Air Pecah Pinggan”. Nama ini dipilih bukan tanpa alasan, melainkan untuk melestarikan riwayat dusun tua di kawasan tersebut.

Berdasarkan cerita turun-temurun dari para tetua adat, wilayah Talang Kering awalnya merupakan sebuah dusun tua. Ketika pemerintah kolonial Belanda membangun jalur penghubung Bengkulu – Curup, masyarakat Talang Kering memilih bermigrasi ke wilayah Tanjung Agung dan Tanjung Jaya agar lebih dekat dengan akses jalan raya dan aliran sungai.

Mobilitas ini membuat Talang Kering perlahan ditinggalkan dan kembali menjadi hutan belantara. Seiring berjalannya waktu dan ledakan pertumbuhan penduduk, warga Tanjung Agung dan Tanjung Jaya kembali masuk ke bekas lahan mati tersebut untuk berkebun.

Istilah “Padang Pecah Pinggan” lahir dari percakapan para petani kala itu. Saat saling bertanya mengenai lokasi garapan baru (“Kamu buka lahan di mana?”), mereka kerap menjawab, “Di lahan yang banyak pecahan pinggannya (piringnya)”. Kata Padang merujuk pada areal/wilayah yang dulunya hutan, sementara Pecah Pinggan merujuk pada banyaknya pecahan piring kuno peninggalan dusun tua yang ditemukan di tanah tersebut.

Kawasan di Bumi Merah Putih ini kemudian berkembang pesat, terlebih sejak zaman Gubernur Soeprapto yang membangun jalan raya membelah Rawa Makmur hingga Bentiring Permai. Kehadiran Jembatan Air Padang Pecah Pinggan di Bumi Merah Putih ini diharapkan tidak hanya mengurai masalah genangan air di musim hujan, tetapi juga menjadi pengingat generasi muda akan sejarah penting perpindahan peradaban masyarakat Kota Bengkulu di masa lampau.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemkot Bengkulu Matangkan Persiapan Upacara Hari Pahlawan ke-81, Pastikan Seluruh Rangkaian Berjalan Khidmat

29 Okt 2026 - 22:49 WIB

Pemkot Bengkulu Matangkan Persiapan Upacara Hari Pahlawan ke-81, Pastikan Seluruh Rangkaian Berjalan Khidmat

Sinergi Lintas Sektor, Pemkot Bengkulu Genjot Kualitas PAUD HI Demi Generasi Emas  

29 Okt 2026 - 19:23 WIB

Sinergi Lintas Sektor, Pemkot Bengkulu Genjot Kualitas PAUD HI Demi Generasi Emas   

Semangat Sumpah Pemuda ke-98 di Bumi Merah Putih: Gen Z Dituntut Punya Empati dan Mental Baja

28 Okt 2026 - 19:25 WIB

Semangat Sumpah Pemuda ke-98 di Bumi Merah Putih: Gen Z Dituntut Punya Empati dan Mental Baja

SEMANGAT SUMPAH PEMUDA KE-98: Siswa MIN 7 Seluma Kobarkan Nasionalisme dan Rawat Persatuan Sejak Dini

28 Okt 2026 - 19:12 WIB

SEMANGAT SUMPAH PEMUDA KE-98: Siswa MIN 7 Seluma Kobarkan Nasionalisme dan Rawat Persatuan Sejak Dini

Bupati Rachmat Riyanto Sidak Dukcapil dan Dinkes Bengkulu Tengah, Sempatkan Perbarui Foto KTP

28 Okt 2026 - 19:05 WIB

Bupati Rachmat Riyanto Sidak Dukcapil dan Dinkes Bengkulu Tengah, Sempatkan Perbarui Foto KTP
Trending di Headline