BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Komitmen Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu dalam menciptakan suasana kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H kian nyata. Pada Kamis sore, 12 Maret 2026, ribuan botol minuman keras (miras) dan berbagai barang bukti tindak pidana lainnya resmi dimusnahkan di lapangan Mapolda Bengkulu.
Pemusnahan ini merupakan hasil dari Operasi Pekat Nala I 2026 yang berlangsung intensif selama 15 hari terakhir. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, sesaat setelah apel gelar pasukan Operasi Ketupat Nala 2026.
Ribuan Botol Miras dan Ratusan Liter Tuak Dilindas
Dalam upaya menekan angka kriminalitas dan penyakit masyarakat (pekat), polisi berhasil menyita ribuan liter minuman beralkohol. Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 3.018 botol miras dari berbagai merek dan 1.367 liter tuak dimusnahkan di hadapan unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu.
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Ichsan Nur, menegaskan bahwa tindakan tegas ini adalah bentuk transparansi kepolisian kepada publik.
“Barang bukti yang hari ini dimusnahkan adalah hasil kerja keras jajaran Polda Bengkulu selama 15 hari Operasi Pekat Nala I. Ini komitmen kami agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang tanpa gangguan penyakit masyarakat,” ujar Kombes Pol Ichsan.
Narkotika hingga Modus Barcode BBM Ilegal
Tak hanya miras, operasi kali ini juga menyasar peredaran gelap narkotika dan perjudian. Beberapa poin penting barang bukti yang berhasil diamankan meliputi:
- Narkotika: 91,37 gram sabu, 300,55 gram ganja, dan 0,28 gram ekstasi.
- Perjudian: Uang tunai sebesar Rp13.851.000 serta ratusan lembar kartu remi.
- Ketertiban Umum: 20.453 butir petasan, 36 unit knalpot racing, dan 15 bilah senjata tajam.
- Lainnya: 1.287 liter BBM ilegal dan puluhan unit ponsel.
Salah satu temuan menarik dalam operasi ini adalah pengungkapan penyalahgunaan barcode MyPertamina. Pelaku diketahui menggunakan barcode secara berulang atau menggunakan identitas kendaraan yang tidak sesuai untuk menimbun BBM bersubsidi. Kasus ini kini tengah didalami secara serius oleh Ditreskrimsus Polda Bengkulu.
Menjaga Bengkulu Tetap Kondusif Selama Ramadan
Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memberikan apresiasi atas langkah sigap kepolisian. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial mengingat mobilitas masyarakat yang akan meningkat tajam mendekati puncak arus mudik Lebaran.
Pihak Polda Bengkulu memastikan bahwa operasi serupa akan terus berlanjut secara berkala. Fokus utama mereka adalah memastikan keamanan di titik-titik keramaian dan mencegah potensi gangguan kamtibmas agar perayaan Idulfitri di Bumi Rafflesia berjalan damai dan aman.
(ABD)













